- Siswa kelas IV SD bernama YBS (10 tahun) ditemukan meninggal dunia di pohon cengkeh Kabupaten Ngada, NTT.
- Korban sempat meminta dibelikan buku dan pensil, namun permintaan tersebut tidak terpenuhi karena kendala ekonomi keluarga.
- Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Kamis (29/1) di Dusun Sawasina, Desa Nuruwolu, dan ditemukan oleh warga setempat.
Suara.com - Siswa kelas IV SD di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, berinisial YBS, mengakhiri hidupnya sendiri di sebuah pohon cengkeh.
Sebelum anak berusia 10 tahun itu meninggal dunia, ia sempat meminta dibelikan buku dan pensil kepada ibunya. Namun, karena tak mempunyai uang, sang bunda tak bisa memenuhinya.
CATATAN REDAKSI: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi bunuh diri tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, sila hubungi HOTLINE Telepon Darurat 119 ext. 8 atau WA +62 813-8007-3120 untuk konsultasi ringan dan curhat."
Peristiwa ini menyisakan luka batin yang luar biasa bagi keluarga dan warga tempat tinggalnya, Dusun Sawasina, Desa Nuruwolo, Kecamatan Jerebuu.
Bernardus H Tage, Camat Jerebuu, mengatakan peristiwa menyakitkan itu terjadi pada Kamis (29/1) pekan lalu.
"Di pohon cengkih dekat rumahnya. Anak itu tinggal bersama neneknya yang sudah berumur 80 tahun. Ibu dan bapaknya tinggal di kampung sebelah," kata Tage, dikutip hari Selasa (3/2/2026).
Dia menjelaskan, YBS ditemukan sudah tak bernyawa pada Kamis siang oleh warga setempat yang kebetulan tengah mengurus kerbau di sekitar rumah nenek korban.
Kamis paginya, kata Tage, warga sempat melihat YBS duduk di depan rumah. Padahal pagi itu ia seharusnya bersekolah.
Sehari sebelumnya, berdasarkan keterangan sang ibu kepada polisi, YBS menginap di rumahnya. Saat itulah dia sempat minta uang untuk membeli buku serta pena.
Baca Juga: Sampah Penuhi Taman Wisata Laut Teluk Kupang
"Tapi ibunya tidak punya uang. Ayahnya sudah meninggal saat YBS ada di kandungan," kata Tage.
Menurut para tetangga, YBS adalah anak baik, jarang terlihat sedih, dan juga rajin belajar meski secara perekonomian sangat kekurangan.
Setelah ditemukan meninggal dunia, aparat Polres Ngada juga mengonfirmasi menemukan secarik kertas bertulis tangan memakai bahasa daerah setempat.
Isinya adalah surat perpisahan YBS kepada sang ibu dan keluarga.
"Surat untuk mama. Saya pergi dulu. Mama relakan saya pergi. Jangan menangis ya mama. Jangan pula Mama mencari atau merindukanku. Selamat tinggal mama...."
Berita Terkait
-
Sampah Penuhi Taman Wisata Laut Teluk Kupang
-
Tim SAR Temukan Jenazah Pelatih Valencia FC Korban Kapal Tenggelam di Labuan Bajo
-
Lewat 'Kebun Mama', Ratusan Perempuan Komunitas di NTT Gerakkan Ketahanan Pangan Lokal
-
Koleksi Perhiasan Tex Saverio Ini Dibuat Demi Masa Depan Anak-anak NTT
-
Gegara Rokok, Bripda TT Tega Aniaya 2 Siswa SPN Hingga Viral, Kapolda NTT Tak Tinggal Diam
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Jabodetabek Berpotensi Dilanda Hujan Petir dan Angin Kencang di Malam Takbiran
-
Drama Mudik di Senen: Ditipu Tiket Rp540 Ribu, Pasutri Beruntung Diselamatkan Aksi Cepat Polisi
-
Iran Serang Yerusalem Barat, Haifa, dan Pangkalan AS di UEA dalam Fase Lanjutan Operasi Militer
-
Nelayan Terombang-ambing 15 Jam di Perairan Manokwari, Tim SAR Turun Tangan
-
Sabu Rp25,9 Miliar Disembunyikan di Ban Towing, Jaringan Narkoba MedanJakarta Dibekuk Saat Mudik
-
Misteri Hutan Batumeungpeuk, Kerangka Manusia Tanpa Identitas Gegerkan Warga Banjarwangi Garut
-
Bamsoet: Negara Bukan Dalang Teror Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
H-1 Lebaran, Loket Bus di Terminal Pulo Gebang Mulai Tutup
-
Korlantas Hentikan One Way Nasional Mudik Lebaran 2026, Lalu Lintas Kembali Normal
-
Agenda Lebaran Prabowo 2026: Takbiran di Sumut, Salat Id di Aceh