Suara.com - Pebalap anyar Repsol Honda, Jorge Lorenzo, turut mengomentari bakal seperti apa bentuk persaingan dirinya dengan Marc Marquez dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2019.
Menurut Lorenzo, dirinya dan Marc Marquez yang kini tergabung dalam tim yang sama, bakal menampilkan persaingan seperti halnya dua legenda Formula 1 (F1) era 1990-an, Alain Prost dan Ayrton Senna.
Sebagaimana diketahui, Prost dan Senna merupakan dua legenda F1 dengan sejarah rivalitas yang panas.
Keduanya saling mengalahkan satu sama lain, sebelum akhirnya bergabung di tim yang sama, yakni McLaren pada 1988.
Sejak berada di paddock yang sama, Senna yang berusia lima tahun lebih muda, tampil mendominasi.
Dirinya mengalahkan Prost pada perebutan gelar juara dunia F1 1988, sebelum Prost kembali merebutnya setahun berselang.
"Perbandingan kami dengan Prost dan Senna? Saya menemukan hal itu cukup mirip. Mungkin saya merasa seperti Prost karena saya berusia lebih tua dari Marquez," ujar Jorge Lorenzo seperti dilansir dari Moto.it, Selasa (19/2/2019).
"Secara karakter juga saya lebih mirip Prost yang cenderung pendiam dan kalkulatif. Sementara Senna lebih bersemangat dan sangat agresif," imbuhnya.
Lorenzo yakin persaingannya dengan Marc Marquez akan berimbas bagus untuk Repsol Honda sendiri.
Baca Juga: Mike Tyson Klaim Sogok Penjaga Kebun Binatang Rp 141 Juta, untuk Apa?
Pengalaman keduanya yang sudah merengkuh berbagai gelar juara dunia, disebut Lorenzo bagus untuk kemajuan tim.
"Saya pikir ini (Honda) adalah tim yang sangat kuat, lihat saja angka-angkanya (gabungan gelar juara dirinya dan Marc Marquez). Tapi jika dilihat dari bakat dan kecepatan, kami bahkan lebih kuat dari sekedar angka-angka tadi," tukas Jorge Lorenzo.
Jorge Lorenzo dan Marc Marquez sendiri tengah bersiap untuk mengikuti tes pramusim MotoGP 2019 berikutnya di Sirkuit Losail, Qatar, pada 23-25 Februari mendatang.
Tag
Berita Terkait
-
Sering Diremehkan Karena Tua, Hatchback Rp 85 Jutaan Ini Simpan Teknologi yang Bikin Ketagihan
-
6 Motor Honda yang Irit dan Bisa Pakai Pertalite saat Harga Pertamax Melambung
-
Modal Full Tank PCX 160 Tembus Rp131 Ribu Pasca Pertamax Naik, Untungnya Tertolong 3 Fitur Ini
-
Terpopuler: Mobil Murah untuk Belajar Nyetir, Honda Vario 160 Terbaru Dikabarkan Meluncur Akhir Juni
-
Uji Visibilitas dan Manuver, 3 Alasan Teknis Kenapa Honda BeAT Nyaman Banget Buat Night Ride
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Hornbills Mengamuk! Tiket Final IBL 2026 di Depan Mata Usai Tumbangkan Satria Muda
-
Herbalife Run 2026 Siap Digelar, 6.000 Pelari Dibidik untuk Meriahkan
-
Rachel/Febi Jadikan Status Juara Bertahan Sebagai Motivasi di Australian Open 2026
-
Anthony Ginting Kalah Mengejutkan di Australian Open 2026! Disingirkan Ranking 73 Dunia
-
Jadwal Australian Open 2026 Hari Ini: Anthony Ginting Beraksi, Ada Reuni Rinov Rivaldy vs Gloria
-
Wakil Pakistan Jadi Juara, PMGO di Jakarta Pecahkan Rekor Dunia
-
Bosch Bongkar Penyebab Dewa United Dibungkam Pelita Jaya di Game 2 Semifinal IBL 2026
-
David Singleton Bongkar Rahasia Pelita Jaya Hancurkan Dewa United di Game 2 Semifinal IBL 2026!
-
Rachel/Febi dan Ana/Trias Bidik All Indonesian Final di Australian Open 2026
-
Daftar Wakil Indonesia di Australian Open 2026, Sabar/Reza hingga Ginting Siap Bertanding