Suara.com - Point guard milik NSH Jakarta, Deshaun Wiggins, merasa bangga bisa masuk nominasi pemain asing terbaik Indonesian Basketball League (IBL) 2018/2019. Jika memungkinkan, dirinya berharap bisa menyabet predikat prestisius itu.
Wiggins masuk nominasi pemain asing terbaik setelah sukses menghantarkan NSH Jakarta menduduki peringkat pertama Divisi Merah dengan raihan 30 poin. Dalam nominasi itu, dirinya akan bersaing dengan Madarious Gibbs (Satya Wacana) dan David Atkinson (Bima Perkasa Jogja).
"Ya semoga saya bisa memenangkan nominasi itu ya. Tapi jika gagal juga tidak apa-apa," ujar Deshaun Wiggins.
Menurut Wiggins, predikat pemain asing terbaik IBL memang membanggakan. Namun, hal utama yang kini ada dipikirannya adalah membawa NSH Jakarta ke babak final IBL 2018/2019.
Sebagaimana diketahui, di babak semifinal yang akan berlangsung pada 8-10 Maret mendatang, NSH Jakarta itu akan menghadapi tim raksasa yang juga merupakan juara IBL musim lalu, Satria Muda Pertamina Jakarta.
"Saat ini kami berhasil lolos ke babak play-off, semifinal. Jadi ini lebih kepada penghargaan kepada seluruh tim, dibanding individual saja," beber pebasket bernomor punggung 23 tersebut.
Merujuk dari statistik permainan, Deshaun Wiggins memang pantas masuk nominasi pemain asing terbaik. Pasalnya, sumbangan angka pebasket 27 tahun itu NSH per laga adalah 23 poin.
Meski begitu, pebasket kelahiran Amerika Serikat itu tak ingin jumawa. Menurutnya, permainan bagusnya tak lepas dari kerja keras dan peran seluruh tim baik di dalam maupun luar lapangan.
"Saya tak merasa seperti itu (menganggap mudah main di IBL). IBL punya banyak pemain bagus yang tersebar diberbagai tim seperti Stapac, Satria Muda dan Pelita Jaya. Jadi saya tak berpikir IBL adalah liga yang mudah," tukasnya.
Baca Juga: Hasil Piala Presiden 2019: Bhayangkara FC Taklukkan Semen Padang 4-2
Berita Terkait
-
IBL Datangkan Wasit Elite Asia untuk Pimpin Playoff 2026
-
Pelita Jaya vs RANS Simba di Playoff IBL 2026: Laga Emosional untuk Reggie Mononimbar
-
Pelita Jaya Perkuat Chemistry di Jeda Kompetisi, Siap Bungkam RANS Simba di Playoff IBL 2026
-
Rekor Sapu Bersih Tak Berlaku, Pelita Jaya Waspadai Kebangkitan RANS Simba di Playoff IBL 2026
-
Junas Miradiarsyah Ungkap Rahasia di Balik LIMA UNIFEST 2026: Baru, Inovatif, dan Festive!
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Tembus Lima Besar Klasemen Sementara Moto3 Junior 2026
-
Raymond/Joaquin Resmi Mundur dari Singapore Open 2026, Ini Alasannya
-
Kimi Antonelli Juara GP Kanada 2026, Perlebar Keunggulan di Klasemen F1
-
Nikmati Masa Pensiun, Viktor Axelsen Kini Fokus Keluarga dan Bisnis Investasi
-
China Dominasi Malaysia Masters 2026 dengan Tiga Gelar Juara
-
Kiandra Ramadhipa Nyaris Podium, Finis Kelima di Race Pertama Moto3 Junior Catalunya 2026
-
Skandal di Piramida Giza! Oleksandr Usyk Menang TKO Kontroversial atas Rico Verhoeven
-
Viktor Axelsen Kritik Sistem Poin 3x15 BWF: Hilangkan Drama dan Taktik di Bulu Tangkis
-
Jogja Run D-City Sukses Diikuti Ribuan Pelari, Hasil Penjualan Tiket untuk Beasiswa Pendidikan
-
IBL Datangkan Wasit Elite Asia untuk Pimpin Playoff 2026