Suara.com - Point guard NSH Jakarta, Deshaun Wiggins, menyebut timnya beruntung memiliki pelatih sekaliber Wahyu Widayat Jati.
Selain piawai meracik strategi, Wahyu disebut Wiggins punya karakter yang hebat karena merupakan mantan pebasket sungguhan.
Sebagaimana diketahui, Wahyu Widayat Jati merupakan mantan pemain Satria Muda dan Stapac Jakarta.
Saat berbaju Satria Muda periode 1995-2009, pelatih kelahiran Magelang itu terkenal sebagai power forward yang handal.
"Ya saya banyak mendengar cerita tentang coach Wahyu. Itu adalah cerita yang luar biasa. Saya rasa dia adalah pelatih yang hebat. Dia hebat karena sebelumnya merupakan seorang pemain," ujar Deshaun Wiggins.
Menurut Wiggins, status Wahyu yang sebelumnya adalah pebasket hebat dizamannya, membawa dampak positif di ruang ganti tim.
Para pemain, merasa percaya dengan instruksi dan masukan yang diberikan Wahyu. Ini pulalah yang turut menjadi salah satu kunci dominannya NSH pada IBL musim ini.
Mereka berhasil otomatis lolos ke semifinal pada babak playoff IBL setelah memuncaki klasemen Divisi Merah dengan 30 poin.
Bahkan, pada musim reguler, Wahyu Widayat Jati berhasil membawa NSH menang back-to-back atas mantan klubnya, Satria Muda Pertamina Jakarta.
Baca Juga: Catat! Ini Jadwal Siaran Langsung All England 2019
Bukan main-main, mereka menang dengan skor yang cukup menjanjikan yakni 78-66 dan 87-83.
"Kami punya pelatih yang sebelumnya memang seorang pemain. Jadi semua pemain memiliki kepercayaan yang banyak. Sangat menyenangkan bermain bersama NSH Jakarta," tukas Deshaun.
Di babak semifinal, NSH kembali berjumpa dengan Satria Muda. Laga tersebut akan berlangsung di Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Kuningan, Jakarta, Jumat (8/3/2019).
Berita Terkait
-
IBL Datangkan Wasit Elite Asia untuk Pimpin Playoff 2026
-
Pelita Jaya vs RANS Simba di Playoff IBL 2026: Laga Emosional untuk Reggie Mononimbar
-
Pelita Jaya Perkuat Chemistry di Jeda Kompetisi, Siap Bungkam RANS Simba di Playoff IBL 2026
-
Rekor Sapu Bersih Tak Berlaku, Pelita Jaya Waspadai Kebangkitan RANS Simba di Playoff IBL 2026
-
Junas Miradiarsyah Ungkap Rahasia di Balik LIMA UNIFEST 2026: Baru, Inovatif, dan Festive!
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Campus League 2026 Jakarta: Binus dan UPH Sapu Bersih Tiket Final Putra-Putri
-
Aidan Heslop dan Jonathan Paredes Tampil Spektakuler di Red Bull Cliff Diving World Series Bali 2026
-
Alwi Farhan Singkirkan Unggulan Pertama, Lolos ke Perempat Final Singapore Open 2026
-
Marc Marquez Sebut Cedera Saraf Lebih Mengerikan dari Patah Tulang
-
Marco Bezzecchi: Mimpi Bagi Semua Pembalap Bisa Menang di Muggello
-
Cal Crutchlow Gantikan Johann Zarco di MotoGP Italia 2026
-
Marc Marquez Fokus Cari Kenyamanan saat Comeback di MotoGP Italia 2026
-
Hasil Singapore Open 2026: Kalahkan Wakil Denmark, Fajar/Fikri Lolos ke Perempatfinal
-
Hilang Fokus, Sabar/Reza Tersingkir di Babak 16 Besar Singapore Open 2026
-
Marc Marquez Siap Comeback di MotoGP Italia 2026