News / Nasional
Rabu, 15 Juli 2026 | 16:08 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat di Kejaksaan Agung, Jakarta. [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A]
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo mencanangkan perang besar terhadap korupsi di Indonesia secara tegas tanpa pandang bulu.
  • Presiden memanggil Jaksa Agung pada 11 Juli untuk menerima laporan kasus korupsi mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.
  • Pemerintah berkomitmen menjaga stabilitas nasional dan meminimalisasi kegaduhan demi kelancaran pembangunan ekonomi nasional di masa depan.

Suara.com - Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Hasan Nasbi, menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto mencanangkan perang besar melawan korupsi.

Hal itu disampaikan Hasan saat menanggapi pertanyaan mengenai kasus dugaan korupsi dengan tersangka bekas Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Jampidsus Febrie Adriansyah.

"Pemberantasan korupsi kan komitmen besarnya Presiden. Salah satu perang besar yang dicanangkan Presiden kan pemberantasan korupsi," kata Hasan di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (15/7/2026).

Hasan menegaskan bahwa pemberantasan korupsi yang dilakukan Prabowo tanpa pandang bulu.

"Jadi, pemberantasan korupsi pasti jalan terus tanpa pandang bulu. Gitu, itu kan komitmen Presiden," kata Hasan.

Prabowo Panggil Jaksa Agung

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto sempat memanggil Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam rapat terbatas pada Sabtu (11/7) malam. Tujuannya, untuk memperoleh laporan terkait kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan Jampidsus Febrie Adriansyah (FA).

Presiden Prabowo Subianto bersama Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin tampak berbincang-bincang di depan tumpukna unag senilai Rp13,2 triliun lebih di Kejaksaan Agung. (Suara.com/Novian)

"Karena ada sebuah kejadian, ya, tentu beliau (Presiden Prabowo) ingin mendapatkan laporan," kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu.

Saat ditanya apakah pemerintah ingin penyelesaian kasus Ferdie berlangsung tanpa menimbulkan kegaduhan, Prasetyo mengatakan pemerintah berkepentingan menjaga stabilitas nasional.

Baca Juga: Kuntadi Selangkah Lagi Jadi Jampidsus, Keppres Ditargetkan Terbit Pekan Depan

"Kalau pertanyaannya masalah kegaduhan, kan sebenarnya tidak hanya berkenaan dengan masalah ini. Berkali-kali juga beliau sampaikan, kami mewakili Presiden, pemerintah, syarat untuk membangun ekonomi itu salah satunya adalah stabilitas. Syarat stabilitas, ya, tentunya kita berharap mengurangi, meminimalisasi kegaduhan. Jadi semangatnya itu," ujarnya.

Load More