News / Nasional
Rabu, 15 Juli 2026 | 16:04 WIB
Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. (Suara.com/Bagaskara)
Baca 10 detik
  • Sekjen PBNU Saifullah Yusuf memastikan Presiden Prabowo Subianto tidak akan melakukan intervensi pada Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama.
  • Muktamar ke-35 PBNU dijadwalkan berlangsung di Pesantren Bahrul Ulum, Jombang, pada tanggal 27 hingga 31 Agustus 2026.
  • Presiden memberikan kepercayaan penuh kepada para peserta Muktamar untuk melaksanakan musyawarah sesuai dengan tradisi organisasi Nahdlatul Ulama.

Suara.com - Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, memberikan jaminan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto tidak akan melakukan intervensi atau "cawe-cawe" dalam pelaksanaan Muktamar ke-35 PBNU

Gelaran tertinggi organisasi tersebut dijadwalkan akan berlangsung pada 27 hingga 31 Agustus 2026 mendatang. 

Gus Ipul menegaskan, bahwa Presiden Prabowo sangat memahami struktur dan tradisi yang ada di dalam tubuh Nahdlatul Ulama. 

"Oh saya kira iya itu, pasti. Presiden tahu betul Nahdlatul Ulama, memahami betul Nahdlatul Ulama, dan presiden kenal dengan semua tokoh-tokoh Nahdlatul Ulama," kata Gus Ipul di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/7/2026). 

Menurutnya, karena sudah mengenal, hal ini membuat Presiden memberikan kepercayaan penuh kepada para peserta Muktamar (Muktamirin) untuk menjalankan proses organisasi secara mandiri. 

"Dan tentu presiden memberikan kepercayaan kepada Muktamirin untuk melakukan musyawarah untuk melakukan suatu proses sebagaimana yang ada di dalam tradisi Nahdlatul Ulama," katanya. 

Untuk itu, kata dia, ia percaya Presiden RI Prabowo tidak akan ikut campur dalam urusan Muktamar NU nanti. 

"Jadi saya kira benar bahwa presiden tidak akan turut campur dalam kaitan dengan proses muktamar itu," pungkasnya. 

Sebelumnya, PBNU resmi menetapkan Jombang sebagai lokasi Muktamar ke-35 yang akan diselenggarakan pada 27 hingga 31 Agustus 2026. 

Baca Juga: Didesak Hajar 'Bajingan' Kasus Eks Jampidsus, Prabowo Disentil Jangan Cuma Omon-omon

Keputusan pemilihan lokasi di Pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras tersebut diambil melalui rapat gabungan Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU. 

Panitia segera memulai koordinasi dan persiapan intensif mengingat waktu pelaksanaan yang tersisa kurang dari dua bulan ke depan.

Load More