Suara.com - Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Ruselli Hartawan, gagal mengatasi perlawanan Sayaka Takahashi (Jepang). Ruselli kalah straight game, 11-21 dan 18-21, di babak semifinal Tong Yun Kai Cup 2019, Sabtu (23/3).
Seusai pertandingan, Ruselli mengakui keunggulan kualitas yang dimiliki tunggal putri ranking 12 dunia tersebut. Dia pun mengaku banyak belajar dari kekalahan ini.
"Saya sudah coba mengeluarkan permainan terbaik, tapi tadi dicegat-cegat terus sama lawan. Bolanya dia tajam-tajam, mungkin karena dia juga sudah senior," kata Ruselli, dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Sabtu (23/3/2019).
"Pukulannya bagus, saya banyak belajar dari dia. Terus kecepatan kakinya juga cepat," tunggal putri ranking 41 dunia ini menambahkan.
Kekalahan ini membuat Indonesia tertinggal 0-2 dari Jepang dalam perebutan tiket final Tong Yun Kai Cup 2019.
Sebelumnya, pasangan ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Frengky Wijaya Putra juga tak berhasil mendulang poin untuk Indonesia.
Mereka kalah dari pasangan Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, dua game langsung 11-21 dan 18-21.
Kiprah Indonesia sendiri akhirnya harus terhenti di babak semifinal Tong Yun Kai Cup 2019 setelah Shesar Hiren Rhustavito yang turun di partai ketiga juga gagal sumbang poin.
Shesar menyerah di tangan pebulutangkis tunggal putra Jepang, Kanta Tsuneyama, lewat pertarungan rubber game, 21-15, 17-21, dan 16-21.
Baca Juga: Jadi Buah Bibir, Ini Komentar Orang Luar Negeri tentang Sirkuit Mandalika
Hasil Lengkap Pertandingan Semifinal Tong Yun Kai Cup 2019 Indonesia vs Jepang:
1. [Ganda Putra] Sabar Karyaman Gutama/Frengky Wijaya Putra vs Takuro Hoki/Yugo Kobayashi: 11-21 dan 18-21
2. [Tunggal Putri] Ruselli Hartawan vs Sayaka Takahashi: 15-21 dan 15-21
3. [Tunggal Putra] Shesar Hiren Rhustavito vs Kanta Tsuneyama: 21-15, 17-21, dan 16-21
4. [Ganda Putri] Ni Ketut Mahadewi Istarani/Rizki Amelia Pradipta vs Ayako Sakuramoto/Yukiko Takahata: (tidak dimainkan)
5. [Ganda Campuran] Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow vs Yuta Watanabe/Arisa Higashino: (tidak dimainkan)
Berita Terkait
-
Absen Bela Timnas Indonesia, Miliano Jonathans: Bukan Kabar yang Saya Inginkan
-
realme 16 Series 5G Meluncur di Indonesia, Bawa Kamera 200MP dan Zoom Periskop Mulai Rp5 Jutaan
-
Jadi Klub Terbanyak Sumbang Pemain di Timnas Indonesia, Bos Persija Ogah Sombong
-
Beckham Putra Siap Bayar Kepercayaan John Herdman
-
Harga Minyak Dunia Melambung Tinggi, CORE Usul Perketat Distribusi BBM Subsidi
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Angkat Pamor Sport Tourism, 3 Kementerian Turun Tangan Dukung Malang Half Marathon 2026
-
Padukan Sensasi Olahraga dan Wisata Budaya, The Ultimate 10K Guncang 4 Kota Besar di Pulau Jawa
-
Ada yang Tembus Semifinal, PBSI Apresiasi Pebulu Tangkis Muda di All England 2026
-
Sabuk WBC Silver International Menanti: Carlos Mena Siap Patahkan Rekor Sempurna Andrei Dascalu
-
Gagal Penuhi Target di All England 2026, PBSI Evaluasi Tim Indonesia
-
Tur Eropa Menguras Tenaga, Fadia/Tiwi Ekstra Fokus Recovery Jelang Swiss Open 2026
-
Daftar 14 Wakil Indonesia Swiss Open 2026, Ada Anthony Sinisuka Ginting
-
Sentuhan Dingin Marcus Gideon Bawa Atletnya ke Pelatnas PBSI, Biaya Latihan Mandiri Langsung Diganti
-
Jelang Swiss Open 2026, Pebulu Tangkis Indonesia Fokus Jaga Tenaga
-
Kedokteran dan Berkuda: Kunci Disiplin Ganda dr Byanca Lauwardi