Suara.com - Setelah memutuskan mundur dari kursi pelatih tim nasional basket putra Indonesia, Fictor Gideon Roring secara mengejutkan juga melepaskan jabatan juru taktik Pelita Jaya Basketball.
Pelatih asal Manado, Sulawesi Utara itu mengatakan jika keluarga dan kesehatan menjadi faktor utama dalam keputusannya kali ini. Musim depan, Ia hanya akan menjadi general manager Pelita Jaya, jabatan yang dipegangnya musim lalu.
"Sebenarnya saya enggak cuma mundur sebagai pelatih timnas, tetapi juga sebagai pelatih Pelita Jaya," kata Fictor Gideon Roring.
"Mulai musim depan, saya tidak lagi melatih Pelita Jaya. Saya akan kembali lagi menjadi General Manager. Jadi tidak melatih langsung seperti sebelumnya," sambungnya.
Di tangan Fictor Roring, Pelita Jaya memang tampil kurang memuaskan musim ini. Klub asal Jakarta itu harus terhenti di perempat final Indonesian Basketball League (IBL) 2018/2019 di tangan Pacific Caesar Surabaya.
Prestasi itu cendrung menurun dibanding IBL tahun sebelumnya. Pada musim 2017/2018, Pelita Jaya yang masih dilatih Johannis Winrar, sukses melangkah ke babak final meski pada akhirnya takluk dari Satria Muda Pertamina Jakarta.
Terkait mundurnya Fictor Roring dari kursi pelatih timnas basket putra Indonesia, hal itu sejatinya telah disampaikan lebih dulu oleh Ketua Perbasi, Danny Kosasih.
Danny saat ditemui usai laga pertama final IBL 2018/2019 di Britama Arena, Jakarta, Kamis (21/3/209), memastikan Ito --sapaan akrab Fictor-- tak akan menakhodai timnas basket yang akan sebentar lagi akan menghadapi ajang SEA Games 2019 Filipina.
Posisi Ito kemungkinan besar akan digantikan oleh Wahyu Widayat Jati, yakni pelatih yang sukses membawa NSH Jakarta mencetak sejarah dengan untuk pertama kalinya lolos ke babak play-off Indonesian Basketball League (IBL).
Baca Juga: Bukan Dipecat, Fictor Roring Mundur dari Kursi Pelatih Timnas Basket
Berita Terkait
-
Jadwal IBL 2026 Pekan ke-13: Dewa United Tantang Satria Muda di Bandung
-
Klasemen IBL Pekan ke-12: Pelita Jaya Makin Kokoh di Puncak
-
IBL 2026: Pelita Jaya Resmi Datangkan Perrin Buford, Top Skorer Liga Jepang
-
Format Draft Kapten dan 1 On 1 Challenge Sukses, IBL All-Star 2026 'Pecah' di Bandung
-
Alasan IBL All-Star 2026 Digelar di Bandung: Kota Basket yang Tak Pernah Mati
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Ketua KOI Soroti Krisis Anggaran, Sebut Kondisi Olahraga Indonesia Sedang Tidak Baik-Baik Saja
-
NOC Berikan Penghargaan untuk 10 Pelaku Olahraga Salah Satunya Timnas Futsal Indonesia
-
Tembus Rute Neraka 1.034 KM, Juney Hanafi Jadi Orang Indonesia Pertama Juara Lintang Flores
-
Veda Ega Pratama Bangkit di Le Mans, Lolos Langsung ke Q2 Moto3 Prancis
-
Mario Aji Terpuruk di Le Mans, Gagal Masuk 14 Besar dan Mulai Moto2 Prancis dari Q1
-
MotoGP Terapkan Aturan Baru Pit Lane di GP Prancis, Pengawasan Makin Ketat
-
Marc Marquez Ambil Jalan Berbeda di Le Mans, Ducati Terbelah Opsi Aero GP26
-
Dino Prizmic Singkirkan Idolanya, Novak Djokovic Gagal Melaju di Roma 2026
-
DBL Resmi Luncurkan Super Teacher, Benahi Manajemen Talenta Basket Pelajar
-
Antisipasi Format Baru BWF, Audisi Umum PB Djarum 2026 Cari Atlet Agresif dan Tangguh dari Luar Jawa