Suara.com - Fictor Gideon Roring dipastikan tak lagi menduduki kursi pelatih tim nasional basket putra Indonesia. Bukan dipecat, lelaki kelahiran Manado, Sulawesi Utara itu justru memilih mundur lantaran mengalami masalah kesehatan.
Juga menjabat sebagai kepala pelatih Pelita Jaya Basketball, Fictor Roring sudah menduduki kursi pelatih tim Merah Putih sejak akhir 2017.
Saat itu, Fictor menggantikan posisi Wahyu Widayat Jati yang sebelumnya sukses menghantarkan Indonesia meraih medali perak SEA Games 2017.
"Sebenarnya saya yang meminta mundur dari timnas. Salah satunya karena saya ingin lebih fokus mengurus Pelita Jaya," kata pemilik nama lengkap Fictor Gideon Roring.
"Alasan lain yang membuat saya mundur dari timnas adalah faktor keluarga dan kesehatan. Jujur saja, pinggang saya ini sering bermasalah. Rasa sakitnya sering kambuh," sambungnya.
Meski tak lagi menangani timnas basket putra Indonesia, mantan pemain Satria Muda itu siap jika sewaktu-waktu Perbasi selaku federasi basket Tanah Air meminta saran dan masukan bagi timnas yang tahun ini akan menghadapi SEA Games 2019 di Filipina.
"Bukannya saya tidak mau melatih timnas, ya. Justru melatih timnas itu adalah suatu kehormatan buat saya. Toh saya mundur bukan berarti saya akan jauh begitu saja dengan timnas. Mungkin saya bisa memberikan saran dan lain-lain," tukasnya.
Ito, sapaan akrab Fictor Roring sendiri bukanlah sosok asing dalam tubuh timnas basket Indonesia. Ia pernah membawa tim Merah Putih meraih dua medali perak di SEA Games 2007 dan 2015, serta medali emas SEABA 2018.
Uniknya, setelah Fictor Roring memutuskan mundur, kursi pelatih timnas basket putra justru digadang-gadang akan kembali diemban oleh Wahyu Widayat Jati, yang musim ini menjadi juru taktik klub NSH Jakarta.
Baca Juga: Krisdayanti Rayakan Ultah, ke Mana Aurel - Azriel Hermansyah?
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games