Sport / raket
Syaiful Rachman | Arief Apriadi
Mantan pebulutangkis nasional, Liliyana Natsir di Wisma Kemenpora, Jakarta, Selasa (2/4/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]

Suara.com - Selepas pensiun pada 27 Januari 2019 lalu, Liliyana Natsir mulai fokus menjalankan bisnis refleksi dan properti miliknya. Demi memperkaya pengetahuan mengenai dunia usaha, eks pebulutangkis spesialis ganda campuran itu mengaku ingin mengenyam bangku kuliah.

Hal itu disampaikan Liliyana saat menghadiri pemberian Surat Keputusan (SK) CPNS Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) kepada atlet berprestasi di Wisma Kemenpora, Jakarta, Selasa (2/4/2019).

"Kalau kuliah saya ingin ambil jurusan bisnis. Tapi tak mudah juga ya, karena sudah lama tidak bersekolah," kata Liliyana Natsir.

Liliyana yang sudah terjun ke dunia bulutangkis sejak usia sembilan tahun, memang hanya memiliki ijazah Sekolah Menengah Atas (SMA). Ia mengaku tak sempat memikirkan kuliah karena waktu latihannya yang amat padat.

Baca Juga: Liliyana Natsir dan 285 Atlet Berprestasi Terima SK CPNS Kemenpora

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi di Wisma Kemenpora, Jakarta, Selasa (2/4/2019). (Suara.com/ Arief Apriadi)

Saat masih menjadi pebulutangkis aktif, Liliyana dan atlet pelatnas lain mendapat porsi latihan pagi dan sore hari. Waktu istirahat mereka hanya ada saat akhir pekan.

Kini, setelah resmi pensiun dan menerima SK CPNS, dirinya membuka peluang untuk melanjutkan pendidikan yang sempat terhenti. Jika memungkinkan, eks partner Tontowi Ahmad itu siap mengenyam bangku kuliah.

"Sekarang kita lihat keadaan. Saya ingin melihat dulu setelah jadi PNS seperti apa. Apakah saya bisa atur waktunya. Kan setelah pensiun saya juga banyak di bisnis," tukas Liliyana.

Komentar