Suara.com - Selepas pensiun pada 27 Januari 2019 lalu, Liliyana Natsir mulai fokus menjalankan bisnis refleksi dan properti miliknya. Demi memperkaya pengetahuan mengenai dunia usaha, eks pebulutangkis spesialis ganda campuran itu mengaku ingin mengenyam bangku kuliah.
Hal itu disampaikan Liliyana saat menghadiri pemberian Surat Keputusan (SK) CPNS Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) kepada atlet berprestasi di Wisma Kemenpora, Jakarta, Selasa (2/4/2019).
"Kalau kuliah saya ingin ambil jurusan bisnis. Tapi tak mudah juga ya, karena sudah lama tidak bersekolah," kata Liliyana Natsir.
Liliyana yang sudah terjun ke dunia bulutangkis sejak usia sembilan tahun, memang hanya memiliki ijazah Sekolah Menengah Atas (SMA). Ia mengaku tak sempat memikirkan kuliah karena waktu latihannya yang amat padat.
Saat masih menjadi pebulutangkis aktif, Liliyana dan atlet pelatnas lain mendapat porsi latihan pagi dan sore hari. Waktu istirahat mereka hanya ada saat akhir pekan.
Kini, setelah resmi pensiun dan menerima SK CPNS, dirinya membuka peluang untuk melanjutkan pendidikan yang sempat terhenti. Jika memungkinkan, eks partner Tontowi Ahmad itu siap mengenyam bangku kuliah.
"Sekarang kita lihat keadaan. Saya ingin melihat dulu setelah jadi PNS seperti apa. Apakah saya bisa atur waktunya. Kan setelah pensiun saya juga banyak di bisnis," tukas Liliyana.
Berita Terkait
-
Jakarta Fair 2026 Bidik Transaksi Tembus Rp8 Triliun
-
Hospitality: Seni Memanusiakan Pelanggan di Tengah Persaingan Bisnis
-
IPO RANS, Perusahaan Akui Risiko Besar di Balik Ketergantungan pada Raffi Ahmad-Nagita Slavina
-
Profil Rans Entertaimen Indonesia, Perusahaan Raffi Ahmad yang Mau IPO
-
Makin Praktis! Ini Rahasia Bisnis Kuliner Kekinian Kelola Pesanan Tanpa Ribet
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko