- Arief Muhammad resmi bergabung menjadi jajaran pimpinan FOOM, merek rokok elektrik lokal, bukan sekadar kolaborasi bisnis.
- Keterlibatan langsung ini ditunjukkan melalui tinjauan operasional dan pertemuan strategis di kantor pusat Jakarta.
- Masuknya Arief diharapkan memperkuat komunikasi autentik merek dan memperluas jangkauan pasar secara organik.
Suara.com - Tren kewirausahaan di kalangan anak muda Indonesia kini mengalami pergeseran signifikan, dari yang semula hanya mengandalkan kolaborasi jangka pendek menjadi keterlibatan langsung dalam struktur kepemilikan bisnis.
Fenomena ini tercermin jelas pada langkah terbaru Arief Muhammad, salah satu pengusaha dan kreator digital yang cukup terkenal di Indonesia.
Saat ini, Arief Muhammad resmi menjadi salah satu jajaran di FOOM, perusahaan rantis (brand) rokok elektrik lokal.
Arief Muhammad dikenal memiliki rekam jejak yang cukup konsisten dalam membangun ekosistem bisnis di berbagai sektor, mulai dari kuliner hingga gaya hidup.
Dalam kunjungannya ke kantor pusat perusahaan di Jakarta, Arief menunjukkan keterlibatan operasional dengan melakukan tinjauan langsung terhadap alur kerja internal dan mengadakan pertemuan strategis dengan jajaran manajemen.
Diskusi tersebut difokuskan pada penyelarasan visi jangka panjang dan penguatan posisi merek di tengah persaingan industri yang semakin kompetitif.
Penekanan pada peran strategis ini menunjukkan bahwa arah kebijakan perusahaan ke depan akan lebih banyak mengintegrasikan pendekatan kreatif digital dengan skalabilitas bisnis yang lebih luas.
"Banyak yang salah ngira, mikirnya itu kalau gue kolaborasi sama FOOM. Sekalian meluruskan, jadi tidak ada kolaborasi Arief Muhammad x FOOM. Karna gue bukan kolaborasi, tapi gue join ke FOOM. FOOM udah sering banget kolaborasi, sama Nevertoolavish, Erika Carlina, Weird Genius, UUS, dan banyak banget kolaborasinya. Nah, gue dateng dengan misi untuk menyempurnakan FOOM," ujar Arief Muhammad.
Dari sisi bisnis, FOOM mencoba mempertahankan pangsa pasarnya melalui pendekatan desain modern dan fungsionalitas produk yang praktis.
Baca Juga: Layanan Merek Indonesia: Durasi Tersingkat dengan Biaya Paling Terjangkau
Dengan masuknya Arief Muhammad ke jajaran pimpinan, perusahaan diharapkan dapat memperkuat komunikasi brand yang lebih autentik serta memperluas jangkauan pasar secara organik melalui kekuatan ekosistem digital yang telah dibangun oleh sang pengusaha.
Sebelum merambah ke bisnis ini, sebelumnya Arief Muhammad sudah memiliki sejumlah usaha seperti Rumah Makan Padang Payakumbuah, Baso Aci Akang, dan brand fashion Billionaire's Project, serta merambah ke properti (Ternak Kostan) dan teknologi (Teknosia)
DISCLAIMER: Investasi dan keterlibatan dalam industri rokok elektrik serta produk turunannya memiliki risiko bisnis serta regulasi yang diatur ketat oleh pemerintah Indonesia. Artikel ini bersifat informatif mengenai dinamika bisnis nasional dan tidak dimaksudkan sebagai saran investasi atau promosi produk.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN