Suara.com - Sebanyak 286 atlet Indonesia yeng mendapat Surat Keputusan (SK) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi khusus olahragawan berprestasi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Menpora), diantaranya adalah lifter Eko Yuli Irawan dan pebulutangkis Liliyana Natsir.
Bangga dan bahagia terpancar dari raut wajah mereka, ketika Menpora Imam Nahrawi memberikan langsung SK tersebut, di Wisma Menpora, Jakarta, Selasa (2/4/2019) siang.
Menpora langsung memberikan SK CPNS tersebut kepada 286 atlet yang berprestasi di Asian Games dan Asian Para Games 2018.
"Terima kasih kepada Bapak Presiden Joko Widodo yang telah memberikan formasi ini ke atlet berprestasi. Semoga ini menjadi motivasi untuk atlet lainnya," kata Menpora.
Usai menerima SK CPNS, Eko Yuli menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Menpora. Apresiasi yang telah diberikan pemerintah semakin memicu lelaku 29 tahun ini untuk terus mengukir prestasi.
"Tentunya semoga tetap konsisten. Semoga olahraga kita tetap maju ke depannya. Apresiasi ini tidak menyurutkan semangat kami. Di kejuaraan lainnya akan kami buktikan. Saya terus berjuang untuk Indonesia. Sebentar lagi ada Sea Games dan Olimpiade, tentu kita ingin hasil yang terbaik," kata Eko.
Dia juga memotivasi atlet lainnya agar bisa mengukir prestasi. Hal yang diingatkan Eko kepada juniornya adalah terus berlatih dan mengikuti bimbingan dari tim pelatih.
"Setelah menerima SK CPNS ini, semoga saya bisa membantu dan memberi kontribusi yang nyata, dan bisa memberikan ide ataupun gagasan," ujarnya.
Sementara itu, Liliyana Natsir juga menyatakan hal serupa. Dia sangat berterima kasih kepada Presiden Joko Widodo dan Menpora Imam Nahrawi. Dia berharap, bisa menjalankan tugas dengan baik.
"Terima kasih atas apresiasinya. Semoga bisa melaksanakan tugas dengan baik. Ini juga menjadi motivasi bagi atlet lainnya. Untuk adik-adik yang ingin jadi atlet, jangan ragu, raihlah prestasi. Saya harus komitmen nanti ketika menjalankan tugas," kata perempuan yang akrab disapa Butet itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko