Suara.com - Pasangan Yulfira Barkah/Jauza Fadhila Sugiarto kini menjadi wakil semata wayang sektor ganda putri Indonesia di Singapore Open 2019. Meski begitu, keduanya menolak terbebani.
Yulfira/Jauza berhasil melewati rintangan pertama Singapore Open 2019 setelah menekuk wakil Hong Kong peringkat 32 dunia, Ng Tsz Yau/Yeun Sin Ying, Selasa (9/4/2019).
Keduanya menang dengan skor 21-17 dan 21-12 di Singapore Indoor Stadium, Singapura.
Di babak kedua Singapore Open 2019, pasangan ganda putri peringkat 29 dunia itu akan menghadapi wakil Jepang peringkat dua dunia, Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara.
Sadar akan menjalani laga sulit, Yulfira/Jauza tak ingin berpikir muluk-muluk dan hanya fokus untuk memberikan penampilan terbaik.
"Buat besok kami mau main lebih lepas aja karena lawan jauh di atas kami. Mainnya harus lebih enak aja, bermain bagus, semua yang kami punya ingin dikeluarkan," ujar Yulfira dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Selasa (9/4/2019).
Senada dengan Yulfira, Jauza tak ingin terbebani di laga babak kedua Singapore Open 2019 nanti.
Putri legenda bulutangkis Indonesia, Icuk Sugiarto, ini justru penasaran menjajal kekuatan Matsumoto/Nagahara.
"Sekalian buat mengukur juga, lawan level mereka kami bisa sejauh mana," tutur Jauza.
Baca Juga: Bendera Merah Putih Berkibar di Podium F1 GP Bahrain, Publik Indonesia Geer
Jauza/Yulfira menjadi satu-satunya ganda putri Indonesia yang tersisa di Singapore Open 2019.
Hal ini setelah tiga ganda putri Indonesia lainnya, Ni Ketut Mahadewi Istarani/Rizki Amelia, Della Destiara Haris/Tania Oktaviani Kusumah dan Pia Zebadiah Bernadet/Anggia Shitta Awanda, kalah di laga perdana.
Ketut/Rizki kalah dua game langsung dari Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai (Thailand), 10-21 dan 6-21.
Sementara Della/Tania dan Pia/Anggia sama-sama dihadang unggulan asal Jepang.
Della/Tania dihentikan Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi. Sedangkan Pia/Anggia digasak Yuki Fukushima/Sayaka Hirota.
Tag
Berita Terkait
-
Juara Umum! Indonesia Borong 4 Gelar di Thailand Masters 2026
-
Mundur dari Indonesia Masters 2026, Jonatan Christie Pilih Jaga Kondisi
-
Final Perdana Jonatan Christie di 2026: Harapan Gelar Super 750 di India
-
Bongkar Pasang Ganda Putri 2026: Alasan Karel Mainaky Ambil Keputusan Besar
-
Agenda Turnamen BWF Januari 2026: Jadwal Padat Musim Baru Bulutangkis Dunia
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar