Suara.com - Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Fitriani gagal melangkah ke babak kedua Singapore Open 2019. Langkah pebulutangkis 20 tahun itu dihentikan unggulan kelima, Ratchanok Intanon, Rabu (10/4/2019).
Fitriani tak berkutik menghadapi juara dunia 2013 tersebut. Ia kalah dua game langsung 18-21 dan 14-21 dalam laga yang berlangsung di Singapore Indoor Stadium, Singapura.
Fitriani mengaku telah berusah mengontrol permainan. Namun, tekanan demi tekanan yang dilancarkan Intanon membuat Fitriani harus rela angkat koper lebih cepat dari Singapore Open 2019.
"Di game pertama saya berusaha mengontrol permainan dan melewati bola dari badannya dia. Karena bola-bola dia kan 'jahat' banget, tajam-tajam dan tidak kelihatan. Jadi kalau pas bola tanggung saya harus lebih siap saja," ujar Fitriani dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Rabu (10/4/2019).
"Saya juga berusaha melari-larikan dia. Tapi terus dia mencoba buat menyerang dan saya jadi terbawa polanya. Tadi banyak bola saya yang tidak pas waktu game kedua. Jadi saya banyak tertekan," sambungnya.
Kekalahan ini jadi yang keenam bagi Fitriani dari 'ratu' bulutangkis Thailand tersebut.
Peraih gelar juara Thailand Masters 2019 itu pun menyadari harus tampil lebih solid jika ingin menghentikan rentetan hasil buruk tersebut.
"Pukulan dia tidak kelihatan, jadi otomatis kaki saya harus bisa lebih siap. Lebih tahan di lapangan dan lebih safe, tidak banyak melakukan kesalahan sendiri. Saya juga belajar dari variasi bola dia," tutur juara Thailand Masters 2019.
Kekalahan Fitriani membuat sektor tunggal putri Indonesia sudah kehilangan empat wakilnya.
Baca Juga: Jelang MotoGP AS, Valentino Rossi Latihan di 'Rumah' Dovizioso
Tiga lainnya yang harus pulang di babak pertama Singapore Open 2019, antara lain Gregoria Mariska Tunjung, Lyanny Alessandra Mainaky, dan Yulia Yosephin Susanto.
Sektor tunggal putri Merah Putih kini hanya menyisakan Ruselli Hartawan. Hingga berita ini ditulis, Ruselli belum memainkan laga pertamanya menghadapi wakil tuan rumah, Yeo Jia Min.
Tag
Berita Terkait
-
Orleans Masters 2026: Fakor Keamanan, Thalita Ramadhani Wiryawan Putuskan Mundur
-
Swiss Open 2026: Raih Runner-up, Putri KW Jelaskan Penyebab Kekalahan di Final
-
Swiss Open 2026: Menang di Babak Pertama, Putri KW Tak Alami Kendala Adaptasi
-
Putri KW Dapat Kenaikan Pangkat dari Polri, Jadi Briptu
-
Putri KW Tak Pasang Target Muluk-muluk di Malaysia Open 2025
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games