Suara.com - Laga panas antara dua ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon kembali tersaji di perempat final Singapore Open 2019, Jum'at (12/4/2019).
Pertemuan itu tersaji menyusul kemenangan Fajar/Rian dan Kevin/Marcus di masing-masing laga babak kedua yang berlangsung hari ini, Kamis (11/4/2019) di Singapore Indoor Stadium.
Fajar/Rian lolos setelah menaklukkan wakil Malaysia, Chooi Kah Ming/Low Juan Shen dengan skor 22-20, 21-17. Sementara Kevin/Marcus melangkah ke perempat final setelah menundukan He Jiting/Tan Qiang dua game langsung, 21-14, 21-17.
Laga 'perang saudara' antara Fajar/Rian dan Kevin/Marcus mengulang pertemuan terakhir kedua pasangan di Malaysia Open 2019 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, pekan lalu.
Saat itu Fajar/Rian berhasil keluar sebagai pemenang. Mereka mengalahkan The Minions --julukan Kevin/Marcus-- di perempat final dengan skor 23-21, 19-21, 21-18.
Kembali menghadapi Kevin/Marcus yang merupakan rekan sekaligus rivalnya, Fajar/Rian mengaku ingin lebih enjoy dan fokus di lapangan. Mereka tak mau menggebu-gebu demi mendapatkan kemenangan.
"Kalau saya mau enjoy saja. Menikmati permainan, jangan terlalu menggebu-gebu. Dan juga coba main seperti melawan pasangan lainnya. Sama fokusnya dijaga,” kata Fajar Alfian dalam rilis yang diterima Suara.com, Kamis (11/4/2019).
Mengenai performa pada laga babak kedua tadi, Fajar/Rian mengaku kurang puas dengan permainannya. Mereka kerap kali terpancing permainan wakil Malaysia hingga kerap melakukan kesalahan sendiri.
"Pemain Malaysia kebanyakan kuat defend-nya, kuat pertahanannya. Game pertama kami kepancing buat buru-buru pengen mematikan lawan, justru kami banyak salah sendiri. Tapi pas interval game pertama, kami coba lambatkan tempo lagi," pungkas Fajar.
Baca Juga: Yulfira / Jauza Tersingkir, Ganda Putri Habis di Singapore Open 2019
Pertemuan Fajar/Rian dengan Kevin/Marcus sendiri memastikan sektor ganda putra Indonesia telah memastikan satu tiket di semifinal.
Indonesia juga masih berpeluang meloloskan satu wakil ganda putra lainnya ke semifinal. Hal itu menyusul kemenangan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan atas wakil Korea Selatan, Kim Gi Jung/Lee Yong Dae di babak kedua dengan skor 21-14, 21-17.
Di babak perempat final, Hendra/Ahsan telah ditunggu wakil Malaysia, Goh V Shem/Tan Wee Kiong.
Tag
Berita Terkait
-
Swiss Open 2026: Kalah dari Pasangan Malaysia, Rian/Rahmat Akui Tampil Kurang Berani
-
Sentuhan Dingin Marcus Gideon Bawa Atletnya ke Pelatnas PBSI, Biaya Latihan Mandiri Langsung Diganti
-
All England 2026: Raymond/Joaquin Singkirkan Fajar/Fikri, Perubahan Strategi yang Berhasil
-
All England 2026: Rian/Rahmat Singkirkan Ganda Malaysia, Servis Jadi Kunci Kemenangan
-
Perang Saudara di All England 2026, Fajar/Fikri Bertekad Hapus Rekor Buruk Lawan Raymond/Joaquin
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya