Suara.com - Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Susy Susanti optimistis Indonesia tak akan kekurangan atlet berkualitas di masa mendatang. Hal itu merujuk banyaknya bibit muda berbakat yang namanya mencuat di level internasional.
Menurut Susy, kondisi itu sangat menguntungkan Indonesia. Para pebulutangkis muda yang saat ini berada di peringkat top BWF Junior Ranking, diharapkan bisa menjadi amunisi Merah Putih di masa mendatang.
"Jadi memang peta kekuatan antara junior dan senior itu pastinya tidak sama. Untuk junior ini kita untuk lihat ke depan," ujar Susy Susanti saat ditemui di Gedung Jaya Raya, Thamrin, Jakarta, Jumat (26/4/2019).
"Dan sekarang, kekuatan kita di level junior (cukup) menjanjikan dibanding senior," sambungnya.
Dilansir dari laman resmi Federasi Bulutangkis Dunia (BWF), peringkat pebulutangkis junior Indonesia di level dunia cukup baik. Khusus di sektor ganda putri dan campuran, skuat Merah Putih sangat mendominasi.
Pasangan Leo Rolly Carnando/Indah Cahya Sari Jamil kini berada diperingkat teratas. Nama keduanya mencuat setelah berhasil meraih medali emas pada Kejuaraan Dunia Junior Bulutangkis 2018.
Dari sektor ganda putri terdapat nama Febriana Dwipuji Kusuma yang kini menempati peringkat teratas. Ia kerap kali berpasangan dengan Ribka Sugiarto.
Sementara satu strip dibawahnya, terdapat pasangan Putri Syaikah/Nita Violina Marwah. Mereka menduduki peringkat setelah mengumpulkan 21.600 poin dari 13 kali pertandingan.
"Kalau lihat dari ranking saat ini, saya optimistis pemain muda untuk kedepannya akan jauh lebih menjanjikan," ujar Susy.
Baca Juga: Tuntaskan Dendam, The Minions Melenggang ke Semifinal Kejuaraan Asia
"Mudah-mudahan apa yang dicanangkan Ketua Umum (PBSI Wiranto), untuk membawa kejayaan bukutangkis kita bisa (wujdukan). Saya yakin dan percaya apabila kita mau bekerja keras dan saling mendukung," pungkasnya.
Pebulutangkis muda Indonesia akan mengikuti salah satu turnamen paling bergengsi di level junior yakni Pembangunan Jaya Raya Yonex Sunrise Grand Prix 2019.
Turnamen yang memiliki level satu strip di bawah Kejuaraan Dunia itu akan berlangsung di GOR PB Jaya Raya Bintaro, Tangerang Selatan, 30 April hingga 5 Mei 2019.
Tag
Berita Terkait
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Makna Selebrasi Tepuk Dada Alwi Farhan Usai Comeback Epik di Swiss Open
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
Terkini
-
Final Four Proliga 2026: Jakarta Electric PLN Mobile Tumbangkan Juara Bertahan
-
Tim Panjat Tebing Indonesia Kirim 9 Atlet Speed ke Kejuaraan Asia 2026, Bidik Tiket Asian Games
-
Final Four Proliga 2026: Jakarta Bhayangkara Presisi Petik Kemenangan di Laga Pembuka
-
GFC Series 2 Siap Guncang Bali! Duel Aziz vs KKajhe Jadi Sajian Utama
-
Final Four Proliga 2026 Diprediksi Lebih Sengit, Banyak Tim Perkuat Skuad
-
Maverick Vinales Sukses Jalani Operasi Bahu, Target Kembali di GP Spanyol 2026
-
Makan Es Krim Bareng Coach Shin Tae-yong Jadi Kick-Off IHR Triple Crown Serie I & Pertiwi Cup 2026
-
Jadwal Final Four Proliga 2026 seri Surabaya, Pertemuan 4 Tim Terbaik
-
Gagal Finis di Austin, Mario Aji Siap Bangkit di Moto2 GP Spanyol
-
Ai Ogura Gagal Finis di GP Amerika, Aprilia Evaluasi Reliabilitas Motor