Suara.com - Nasib berbeda dialami dua pasangan ganda campuran Indonesia di babak pertama New Zealand Open 2019, Selasa (30/4).
Langkah Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari harus terhenti, sementara Akbar Bintang Cahyono/Annisa Saufika sukses melaju ke babak kedua.
Rinov/Pitha yang menjadi unggulan keenam New Zealand Open 2019 kandas di tangan wakil Malaysia, Tan Kian Meng/Lai Pei Jing.
Juara dunia junior 2017 itu kalah dua game langsung dengan skor 18-21 dan 14-21 dalam durasi 32 menit.
Sementara Akbar/Annisa yang menjalani debut sebagai pasangan, lolos ke babak kedua New Zealand Open 2019 usai membekuk wakil tuan rumah, Maika Phillips/Anona Pak, 21-15 dan 21-17.
Kemenangan ini membuat Akbar/Annisa mengikuti jejak seniornya, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, yang telah lebih dulu mengamankan tiket babak kedua.
Praveen/Melati memenangi babak pertama dengan mengalahkan wakil Hong Kong, Yeung Ming Nok/Yeung Nga Ting, 21-9 dan 21-12.
Di babak kedua New Zealand Open 2019, Akbar/Annisa akan menghadapi lawan yang mengandaskan Rinov/Pitha, Tan Kian Meng/Lai Pei Jing (Malaysia).
Merujuk peringkat dunia, Akbar/Annisa menjadi underdog dalam laga babak kedua nanti. Pasalnya, wakil Malaysia kini menduduki peringkat 20 dunia. Sementara Akbar/Annisa yang baru berduet belum memiliki peringkat dunia.
Baca Juga: Legenda Bulutangkis Indonesia Sentil Jonatan Christie
Sektor ganda campuran Indonesia masih berpeluang menambah wakil ke babak kedua New Zealand Open 2019 melalui pasangan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja dan Henrikho Kho Wibowo/Yulia Yosephin Susanto.
Keduanya baru akan memainkan laga babak pertama New Zealand Open 2019 pada, Rabu (1/5) besok.
Hafiz/Gloria akan menghadapi wakil tuan rumah, Riga Oud/Stephanie Liao. Sementara, Henrikho/Yulia yang merupakan pasangan non-Pelatnas ditantang unggulan kedua, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying (Malaysia).
Tag
Berita Terkait
-
Swiss Open 2026: Lolos ke Babak Kedua, Jafar/Felisha Sebut Masih Banyak Salah
-
Dejan/Bernadine Melejit di India, Sang Juara Ungkap Banyak PR Meski Berprestasi
-
Indonesia International Challenge 2025: 5 Ganda Campuran Amankan Tempat di Perempat Final
-
Hasil Indonesia Open 2024: Dejan/Gloria Terhenti di Babak Perempat Final
-
Hasil Indonesia Open 2024: Rehan/Lisa Disingkirkan Unggulan Pertama di Babak 32 Besar
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
Terkini
-
Sejarah! Jakarta Jadi Tuan Rumah Edisi Perdana Piala Dunia Rallycross
-
Final Four Proliga 2026: LavAni Butuh Kemenangan Atas Bhayangkara untuk Juarai Putaran Kedua
-
Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal
-
Satria Muda Datangkan Dua Pemain Asing Baru, Bidik Juara IBL 2026
-
Ikuti Kejuaraan Internasional, Riders Pushbike Asal Sleman Raih Podium 1 di Thailand
-
Statistik Ngeri Aj Bramah saat Pacific Revans Satya Wacana: Hampir Triple-Double!
-
Misi Cetak Karateka Dunia, PP ASKI Tingkatkan Kualitas Pembinaan hingga Wasit Jelang Kejurnas
-
Jamie Murray Umumkan Pensiun, Tutup Karier Panjang dengan 7 Gelar Grand Slam
-
Jadi Kapten Tim Uber, Putri KW Optimis Indonesia Bisa Berbicara Banyak
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?