Suara.com - Pasangan ganda campuran Indonesia Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati sudah harus terhenti di babak pertama Indonesia Open 2024 dikalahkan unggulan pertama asal China Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong
Rehan/Lisa harus menelan kekalahan setelah laga rubber game 23-21, 15-21, 13-21 dalam tempo 59 menit yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (5/4/2024).
Mengenai jalannya pertandingan, Rehan/Lisa mengatakan kunci dalam menghadapi Zheng/Huang adalah dengan bermain lebih sabar tetapi juga mampu mengikuti kecepatan lawan.
“Kalau melawan mereka pasti harus mengikuti speed-nya, karena mereka sangat cepat. Kalau tidak mengikuti speed-nya, kami tidak akan mungkin untuk merebut gim pertama. Menghadapi (pasangan) Top 5 memang kuncinya ada di speed dan kesabaran dalam bermain,” kata Rehan saat ditemui usai pertandingan seperti dimuat Antara.
“Karena kami sudah pernah beberapa kali bertemu, sebenarnya kami sudah tahu harus bermain seperti apa. Tapi, tekanan dan nafsu untuk mematikan (bola dengan cepat) itu besar sekali, jadi kami harus belajar banyak dari mereka,” ujarnya menambahkan.
Lebih lanjut, pasangan ganda campuran peringkat 19 dunia itu mengakui bahwa adaptasi lawan saat berada di bawah tekanan adalah pelajaran penting yang harus mereka ambil.
“Sebenarnya mereka tidak enak bermain di gim pertama, tapi mereka bisa mengubah (pola pikir dan permainan) agar mereka bisa enak bermain. Sementara saya tidak sabar, padahal kalau bisa sabar mainnya, pasti (lawan) tidak enak untuk (melakukan) defense,” kata Rehan.
“Saya dan Lisa kadang masih bingung bagaimana dari tidak enak main jadi enak, jadi kami belajar banyak dari mereka,” ujarnya menambahkan.
Setelah ini, Rehan/Lisa memiliki target untuk bisa bermain di World Tour Finals 2024. Namun, untuk mencapai hal tersebut, masih banyak turnamen lain untuk diikuti dan dimenangkan.
Baca Juga: Nasib Terkini Elkan Baggott Usai Ipswich Town Umumkan Pemain untuk Premier League
“Target pasti ada walaupun kita tidak masuk Olimpiade. Kita tidak mau bermalas-malasan, dan target kita adalah masuk World Tour Finals. Kita tidak bakal lelah untuk terus mencoba, latihan, dan improve lagi,” kata Rehan.
“Latihan dan komunikasinya harus lebih maksimal lagi. Kemungkinan setelah ini kami turun di Australia (Open) kalau tidak ada kendala saat latihan dan lainnya,” ujarnya menambahkan.
Sementara itu, masih ada delapan wakil Indonesia lainnya yang berlaga di 32 besar Indonesia Open 2024. Selain Rehan/Lisa, ada Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari di sektor ganda campuran.
Lebih lanjut, dari nomor tunggal putra ada Jonatan Christie, serta Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri, dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan di ganda putra.
Dari sektor ganda putri, Indonesia diwakili dua pasangan pada hari ini yaitu Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi dan Jesita Putri Miantoro/Febi Setaningrum.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Menang atas Kesatria Bengawan Solo 84-69, Djordje Jovicic Puas dengan Performa Satria Muda
-
Sakit Pencernaan, Iga Swiatek Mundur dari Madrid Open 2026
-
Mario Aji Start dari Posisi 17 di Moto2 Spanyol 2026
-
LavAni Juara Proliga 2026, Tumbangkan Bhayangkara Presisi 3-1 di Final
-
Kejurnas Turnamen ORADO 2026 Digelar, Atlet dari 28 Provinsi Turun Berlaga
-
Timnas Hoki Naturalisasi 4 Pemain dari Eropa untuk Hadapi Asian Games 2026
-
Grand Final Proliga 2026: Jakarta Pertamina Enduro Ungguli Phonska Plus pada Leg 1
-
Tim Uber Indonesia Waspadai Kanada di Laga Pembuka, Bidik Awal Sempurna di Grup C
-
Surabaya Samator Sikat Garuda Jaya, Kunci Peringkat Ketiga Proliga 2026
-
Timnas Hoki Putri Indonesia Optimis Lolos ke Asian Games 2026