Lima pasangan ganda campuran Indonesia melaju ke perempat final Indonesia International Challenge 2025 dan menunjukkan dominasi tuan rumah.
Bobby/Melati menang paling meyakinkan, sementara Kenzie/Luna harus melalui laga tiga gim untuk memastikan langkah ke delapan besar.
Indonesia sudah mengamankan satu tempat di semifinal karena Renaldi/Masita akan berhadapan dengan Bimo/Arlya pada perempat final.
Suara.com - Dominasi tuan rumah kembali terlihat pada babak 16 besar Indonesia International Challenge 2025. Lima pasangan ganda campuran Indonesia berhasil mengamankan tempat di perempat final setelah menang atas lawan masing-masing di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Kamis (13/11/2025).
Lima duet yang melaju adalah Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti, M. Nawaf Khoiriyansyah/Nahya Muhyifa, Kenzie Yoe/Luna Rianty Saffana, Renaldi Samosir/Masita Mahmudin, serta Bimo Prasetyo/Arlya Nabila Thesya Munggaran.
Bobby/Melati, yang menjadi unggulan teratas, tampil dominan dan menutup laga melawan kompatriotnya Muhammad Mulky Aufa Atmaja/Salma Mufida dengan kemenangan meyakinkan 21-7, 21-14.
Hasil itu mengantar mereka bertemu pasangan Malaysia, Datu Anif Isaac Datu Asrah/Clarissa San, di babak delapan besar.
Nawaf/Nahya juga melangkah tanpa banyak hambatan setelah mengatasi pasangan muda Indonesia Anju Siahaan/Selsi Josika 21-15, 21-13. Mereka selanjutnya menghadapi unggulan keempat dari Malaysia, Liew Xun/Ho Le Ee.
Pertandingan sengit justru dialami Kenzie Yoe/Luna Rianty Saffana yang harus melalui tiga gim sebelum menaklukkan pasangan Malaysia Loh Ziheng/Nicole Tan dengan skor 21-14, 17-21, 21-17.
Pada laga lain, Bimo Prasetyo/Arlya Nabila Thesya Munggaran mengunci tiket perempat final setelah menundukkan ganda Taiwan Yu Yen Cheng/Sung Yi-Hsuan 21-11, 22-20.
Sementara itu, Renaldi Samosir/Masita Mahmudin tampil solid untuk mengatasi pasangan Malaysia Wee Yee Tern/Tan Zhing Hui 21-17, 21-12.
Dengan lima wakil di antara delapan besar, Indonesia memegang kendali penuh pada sektor ganda campuran. Bahkan satu posisi semifinal sudah pasti menjadi milik tuan rumah karena Renaldi/Masita bertemu Bimo/Arlya pada babak perempat final.
Baca Juga: Indonesia International Challenge 2025: 7 Tunggal Putra Tuan Rumah Melaju ke Perempat Final
(Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Indonesia International Challenge 2025: 7 Tunggal Putra Tuan Rumah Melaju ke Perempat Final
-
Media Internasional: Timur Kapadze Bisa Bantu Timnas Indonesia di Masa Transisi
-
Taktik Rapuh Heimir Hallgrimsson, Layak Tangani Timnas Indonesia?
-
Calon Pelatih Timnas Indonesia Heimir Hallgrimsson Sebut Israel Layak Disanksi
-
Cara dan Link Voting Dukung Rizky Ridho Terima Penghargaan FIFA Puskas Award 2025
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Mario Aji Jatuh di Dua Lap Terakhir, Gagal Finis di Moto2 GP Amerika 2026
-
Gagal Finish, Veda Ega Pratama Terjatuh di Moto3 Amerika Serikat 2026
-
Marco Bezzecchi Juarai MotoGP Amerika Serikat 2026, Marc Marquez Kelima
-
PB ORADO Dorong Pembinaan Atlet Lewat Kejuaraan di Bandung
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia