Suara.com - Insiden yang cukup menggelitik terjadi di sesi latihan bebas jelang MotoGP Spanyol 2019. Jorge Lorenzo yang kini berseragam Repsol Honda, secara tak sengaja berhenti di paddock tim Ducati.
Sebelum bergabung dengan Honda musim ini, Lorenzo memang sempat membalap di bawah bendera Ducati. Pebalap Spanyol itu merupakan bagian dari tim asal Borgo Panigale, Italia, di MotoGP musim 2017 dan 2018.
Insiden salah masuk paddock itu pun menimbulkan pertanyaan, apakah Jorge Lorenzo kangen untuk kembali berseragam tim pabrikan asal Italia tersebut?. Lorenzo sendiri mengatakan jika insiden itu merupakan kekeliruan yang wajar.
"Ya, itu cuma soal kebiasaan. Saya sebelumnya berada di Ducati selama dua tahun. Pada saat itu (keliru masuk paddock) saya sedikit kehilangan sensasi, dan ya saya salah," ujar Jorge Lorenzo dilansir Tuttomotiriweb, Sabtu (4/5/2019).
"Tapi saya yakin, seiring berjalannya waktu, hal-hal seperti itu tak akan terjadi lagi ke depannya," sambung tiga kali juara dunia MotoGP tersebut.
Penampilan Lorenzo sendiri cukup bagus selama sesi latihan bebas. Bahkan, untuk pertama kalinya musim ini, catatan waktu pebalap 32 tahun itu bisa mendekati catatan waktu rekan satu timnya, Marc Marquez.
Pada sesi latihan bebas pertama (FP1), Jorge Lorenzo berhasil menempati posisi dua dengan catatan waktu 1 menit 38,045 detik. Hasil itu hanya terpaut 0,124 detik dari Marquez yang mengamankan posisi terdepan.
Selama berseragam Repsol Honda, Lorenzo yang beberapa kali diganggu masalah cedera memang belum menunjukkan penampilan yang signifikan. Namun, mantan pembalap Yamaha itu yakin jika performanya berangsur membaik.
"Tentunya saya semakin baik dengan tunggangan saya. Saya tidak tahu apakah bisa meraih kemenangan (di MotoGP Spanyol 2019). Tapi untuk sekedar podium, mungkin saya bisa melakukannya," pungkas Lorenzo.
Baca Juga: MotoGP : Mengenang Kejayaan Suzuki di Jerez, Bisakah Terulang?
MotoGP Spanyol 2019 sendiri akan berlangsung di Sirkuit Jerez, Spanyol. Seri keempat MotoGP 2019 itu akan digelar, Minggu (5/5/2019).
Berita Terkait
-
Diisukan Pindah ke KTM, Alex Marquez Masih Fokus Kembangkan Motor Ducati
-
9 Seri tanpa Kemenangan, Marc Marquez Terkena Kutukan Usai Juara Dunia?
-
Alex Rins Makin Bingung dengan Motornya, Yamaha Sudah Rekrut Ai Ogura?
-
Geser Status Calon Juara ke Marco Bezzecchi, Marc Marquez Atur Strategi?
-
Pedas! Fabio Quartararo Sebut Yamaha Tak Tau Cara Atasi Masalah Yamaha V4
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Sejarah! Jakarta Jadi Tuan Rumah Edisi Perdana Piala Dunia Rallycross
-
Final Four Proliga 2026: LavAni Butuh Kemenangan Atas Bhayangkara untuk Juarai Putaran Kedua
-
Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal
-
Satria Muda Datangkan Dua Pemain Asing Baru, Bidik Juara IBL 2026
-
Ikuti Kejuaraan Internasional, Riders Pushbike Asal Sleman Raih Podium 1 di Thailand
-
Statistik Ngeri Aj Bramah saat Pacific Revans Satya Wacana: Hampir Triple-Double!
-
Misi Cetak Karateka Dunia, PP ASKI Tingkatkan Kualitas Pembinaan hingga Wasit Jelang Kejurnas
-
Jamie Murray Umumkan Pensiun, Tutup Karier Panjang dengan 7 Gelar Grand Slam
-
Jadi Kapten Tim Uber, Putri KW Optimis Indonesia Bisa Berbicara Banyak