Suara.com - Pebalap Ducati Mission Winnow, Andrea Dovizioso mengaku kecewa dengan hasil balapan MotoGP Spanyol 2019. Meski demikian, pembalap Italia menegaskan belum menyerah mengejar gelar juara.
Dovizioso harus puas finis diperingkat empat pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Jerez, Spanyol, Minggu (5/5/2019). Ia kalah cepat dari Marc Marquez (Repsol Honda), Alex Rins (Suzuki Ecstar), dan Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha), yang berhasil naik podium.
Sebelum mendapat hasil minor di MotoGP Spanyol 2019, laju buruk Dovizioso di Sirkuit Jerez sudah tercium sejak kualifikasi. Pada sesi kualifikasi (Q2), pebalap 33 tahun itu hanya menempati posisi keempat dengan catatan waktu 1 menit 37,018 detik.
"Saya hanya kecewa gagal meraih podium di MotoGP Spanyol. Saya tidak menyerah (untuk perburuan gelar juara). Jika saya berpikiran seperti itu, saya tidak akan membalap di MotoGP," ujar Andrea Dovizioso dilansir GPone, Senin (6/5/2019).
Menurut Dovizioso, hasil ini sejatinya tak buruk-buruk amat untuk tim Ducati. Namun, jika dibandingkan dengan Marc Marquez yang bisa selalu tampil cepat hampir di semua lintasan, Dovi --sapaan akrab Dovizioso-- mengakui jika dirinya cukup tertinggal.
Selepas MotoGP Spanyol 2019, Dovi berharap jika performanya dan tim bisa jauh lebih baik. Ia kembali menegaskan jika masih belum lempar handuk untuk memperebutkan gelar juara MotoGP 2019.
"Kemenangan Marc Marquez (di MotoGP Spanyol 2019) bukanlah aspek negatif. Saya memprediksi hal itu. Poinnya adalah kami harus bisa tampil lebih kompetitif. Itulah yang kami harapkan dalam rangka memenangkan gelar juara," pungkas Dovizioso.
Dalam empat seri balapan MotoGP 2019, Dovizioso kini bertengger diperingkat tiga klasemen dengan perolehan 69 poin.
Itu merupakan hasil dari satu kali menaiki podium juara di MotoGP Qatar, satu kali podium ketiga di MotoGP Argentina, serta dua kali finis di posisi empat (MotoGP Amerika Serikat dan Spanyol).
Baca Juga: Rajai MotoGP Spanyol, Kemenangan Kedua Marc Marquez Musim Ini
Berita Terkait
-
Banyak Pesaing, CEO Aprilia Racing Girang Bisa Perpanjang Kontrak Marco Bezzecchi
-
Marco Bezzecchi Resmi Perpanjang Kontrak dengan Aprilia Racing hingga 2027
-
Veda Ega Pratama Debut Moto3: Seberapa Besar Peluangnya Melaju di MotoGP?
-
Akhir Sebuah Era: Quartararo Dikabarkan Pilih Honda, Yamaha Ditinggalkan karena Lambat?
-
Peluang Pedro Acosta ke Ducati Lenovo? Pilihan Paling Realistis
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Daftar Tokoh Olahraga yang Terseret Epstein Files: Dari Bos Chelsea hingga Pebasket NBA
-
Baru Dipasangkan, Rian/Rahmat Masih Cari Pola Permainan di BATC 2026
-
Indonesia Awali BATC 2026 dengan Kemenangan Telak 5-0 atas Myanmar
-
Run & Chill Festival 2026 Hadirkan Pengalaman Fun Run dan Festival Keluarga
-
AVC Cup 2026: Tim Voli Indonesia Siap Tempur, 32 Pemain Masuk Radar
-
Banyak Pesaing, CEO Aprilia Racing Girang Bisa Perpanjang Kontrak Marco Bezzecchi
-
Marco Bezzecchi Resmi Perpanjang Kontrak dengan Aprilia Racing hingga 2027
-
Satu Tahun Absen, Ester Nurumi 'Comeback' di Kejuaraan Asia Beregu 2026
-
Janice Tjen Cetak Sejarah, Jadi Petenis Indonesia Kedua yang Tembus Top 50 Dunia
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026 Seri Malang, Duel LavAni vs Bhayangkara Jadi Laga Pembuka