Suara.com - Sektor tunggal putra PBSI siap mengemban tugas di Piala Sudirman 2019. Menjadi salah satu sektor tumpuan tim Indonesia, Jonatan Christie cs bertekad tampil maksimal demi merebut poin tiap kali diturunkan.
Chef de Mission Tim Piala Sudirman Indonesia, Achmad Budiharto, sebelumnya mengatakan jika sektor tunggal putra menjadi andalan Indonesia meraih kemenangan.
Bersama sektor ganda putra dan ganda campuran, skuat tunggal putra yang diisi Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie dan Shesar Hiren Rhustavito diproyeksi tampil semaksimal mungkin.
"Namanya pertandingan beregu, kan semuanya punya tanggung jawab di tim. Tapi tiap sektor pasti punya rasa mau melakukan yang terbaik dan kalau bisa menyumbang poin, begitu juga kami dari tunggal putra," ujar Jonatan Christie dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Jumat (10/5/2019).
Bukan tanpa alasan dalam edisi Piala Sudirman kali ini PBSI banyak bertumpu pada sektor yang diasuh Hendry Saputra tersebut.
Meski tak selalu tampil mentereng, grafik penampilan Jonatan Christie dan kawan-kawan cenderung meningkat.
Anthony Sinisuka Ginting telah meraih gelar China Open 2018 yang merupakan turnamen BWF World Tour Super 1.000.
Teranyar, tunggal putra peringkat tujuh dunia itu mampu mencapai babak final Singapore Open 2019, meski akhirnya dihentikan Kento Momota (Jepang).
Baca Juga: Cedera, Pebulutangkis Cantik Ini Mundur dari Piala Sudirman 2019
Sedangkan, Jonatan yang merupakan peraih medali emas Asian Games 2018, juga menunjukkan performa menanjak.
Atlet 21 tahun itu baru saja meraih gelar BWF World Tour perdananya di ajang New Zealand Open 2019, pekan lalu.
Jonatan Christie pun berjanji bahwa skuat tunggal putra tak akan menyia-nyiakan kepercayaan dan kesempatan yang diberikan PBSI.
Mereka siap berjuang demi mengharumkan nama Indonesia di kancah Sudirman Cup 2019.
"Kami akan lebih maksimalkan lagi penampilan di Piala Sudirman," pungkas pebulutangkis yang akrab disapa Jojo.
Piala Sudirman 2019 akan berlangsung di Nanning, China pada 19-26 Mei mendatang. Tim Indonesia membawa 20 pemain yang terdiri dari 12 putra dan delapan putri.
Tag
Berita Terkait
-
12 Tahun Berkarier, Gregoria Mariska Tunjung Resmi Mundur dari Pelatnas PBSI
-
Isyana/Rinjani Cetak Sejarah! Pertama Kali ke 8 Besar Turnamen BWF Super 500
-
PBSI Jangkau Akar Rumput: Gelar Festival SenengMinton 2026, Purwokerto Kota Pertama
-
Sejarah Kelam Bulu Tangkis Indonesia! PBSI Minta Maaf usai Gagal di Piala Thomas 2026
-
Indonesia Ukir Sejarah Buruk! Pertama Kali Tersingkir di Fase Grup Piala Thomas
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Maverick Vinales Sebut Kondisi Bahunya Kian Membaik Usai Cedera
-
PBVSI Panggil 16 Pemain untuk AVC Nations Cup dan SEA V League,: RIvan Nurmulki Kembali!
-
Junas Miradiarsyah Ungkap Rahasia di Balik LIMA UNIFEST 2026: Baru, Inovatif, dan Festive!
-
Usai Juara Thailand Open 2026, Chafidz Yusuf Soroti Konsistensi Leo/Daniel
-
Veda Ega Pratama Bertahan di Lima Besar Klasemen Moto3 2026 Usai Seri Catalunya
-
Mario Suryo Aji Turun ke Posisi 24 Klasemen Moto2 2026 Usai Absen di Catalunya
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Ukir Sejarah, Juara AVC Men's Champions League 2026
-
Juara Thailand Open 2026, Leo/Daniel Diingatkan soal Konsistensi
-
Klasemen MotoGP 2026: Berkah Penalti Catalunya, Marco Bezzecchi Makin Kokoh Tinggalkan Jorge Martin
-
Johann Zarco Lolos dari Maut usai Kaki Terjepit Roda Motor Bagnaia di MotoGP Catalunya