Suara.com - Jonatan Christie mengaku siap tampil mati-matian demi Tim Indonesia di Piala Sudirman 2019. Jonatan merupakan satu dari tiga pebulutangkis tunggal putra yang diikutsertakan PBSI ke Sudirman Cup 2019.
Kepercayaan diri Jonatan Christie sendiri tengah meninggi. Kondisi ini menyusul kesuksesan meraih gelar di New Zealand Open 2019, akhir pekan lalu.
Keberhasilan itu membuat Jonatan untuk sementara menduduki peringkat pertama klasemen kualifikasi Olimpiade 2020 sektor tunggal putra, dengan 7 ribu poin.
Jonatan Christie menyadari jika kesempatan yang diberikan PBSI dengan membawanya ke Piala Sudirman 2019 tak boleh disia-siakan.
Karena itu, jika nantinya diturunkan, pebulutangkis berusia 21 tahun ini siap menyumbang poin bagi Indonesia.
"Siapa pun yang diturunkan, baik saya, Anthony (Sinisuka Ginting) atau Mas Vito (sapaan Shesar Hiren Rhustavito), kami pasti akan berjuang mati-matian untuk menyumbang poin bagi tim Indonesia," ujar Jonatan Christie dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Jumat (10/5/2019).
Bersama sektor ganda putra dan ganda campuran, sektor tunggal putra memang menjadi tumpuan Indonesia di Piala Sudirman edisi kali ini.
Performa yang menanjak membuat Jonatan Christie dan kawan-kawan mendapat kepercayaan dari PBSI.
Baca Juga: Cedera, Pebulutangkis Cantik Ini Mundur dari Piala Sudirman 2019
Susy Susanti selaku manajer Tim Indonesia di Piala Sudirman 2019 mengakui jika kekuatan Indonesia lebih bertumpu pada sektor putra.
Meski begitu, semua sektor termasuk tunggal putri dan ganda putri dinilai harus sama-sama berjuang maksimal.
"Saya selalu mengatakan bahwa, masing-masing sektor punya tanggung jawab yang sama. Memang peluang ada di beberapa sektor, tapi semua sektor di atas kertas harus maksimal dan berjuang," ujar Susy Susanti saat dihubungi Suara.com, Selasa (7/5/2019).
Tag
Berita Terkait
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Ruichang China Masters: Jadi Runner-up, Prahdiska Bagas Shujiwo Perlu Tingkatkan Power
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Final Four Proliga 2026: Jakarta Electric PLN Mobile Tumbangkan Juara Bertahan
-
Tim Panjat Tebing Indonesia Kirim 9 Atlet Speed ke Kejuaraan Asia 2026, Bidik Tiket Asian Games
-
Final Four Proliga 2026: Jakarta Bhayangkara Presisi Petik Kemenangan di Laga Pembuka
-
GFC Series 2 Siap Guncang Bali! Duel Aziz vs KKajhe Jadi Sajian Utama
-
Final Four Proliga 2026 Diprediksi Lebih Sengit, Banyak Tim Perkuat Skuad
-
Maverick Vinales Sukses Jalani Operasi Bahu, Target Kembali di GP Spanyol 2026
-
Makan Es Krim Bareng Coach Shin Tae-yong Jadi Kick-Off IHR Triple Crown Serie I & Pertiwi Cup 2026
-
Jadwal Final Four Proliga 2026 seri Surabaya, Pertemuan 4 Tim Terbaik
-
Gagal Finis di Austin, Mario Aji Siap Bangkit di Moto2 GP Spanyol
-
Ai Ogura Gagal Finis di GP Amerika, Aprilia Evaluasi Reliabilitas Motor