Suara.com - Pebalap Ducati Mission Winnow, Andrea Dovizioso menyebut performa timnya belum cukup baik untuk bisa menyaingi Marc Marquez yang tampil kencang bersama Repsol Honda sejak awal musim MotoGP 2019.
Dovizioso kini berada di peringkat ketiga klasemen sementara MotoGP 2019, dengan menuai 67 poin. Pebalap Italia itu berselisih tiga angka dari Marc Marquez yang berada di posisi puncak.
Dalam seri balapan terakhir yang berlangsung di Sirkuit Jerez, Spanyol, pekan lalu, performa Andrea Dovizioso terbilang cukup baik. Ia berhasil finis di urutan keempat pada lintasan yang selama ini diketahui tak bersahabat bagi Ducati.
Meski begitu, pebalap 33 tahun itu tak merasa puas. Dovi, sapaan akrab Dovizioso, menganggap finis di urutan keempat di Sirkuit Jerez tak cukup untuk memenuhi tekad bersaing dengan Marc Marquez yang dalam enam musim terakhir mendominasi gelaran MotoGP.
"Ketika kami kesulitan dan akhirnya mampu finis di posisi keempat, itu bagus. Namun jelas tak cukup (untuk menandingi Marc Marquez). Saya sedikit kecewa dalam hal ini," ujar Dovizioso dilansir dari Motorsport, Selasa (14/5/2019).
Marc Marquez memang tengah berada pada kondisi terbaik setelah sempat berkutat dengan cedera menjelang bergulirnya MotoGP 2019. Ia kini sudah memenangkan dua podium yakni di GP Argentina dan Spanyol, serta satu podium kedua di GP Qatar.
Pebalap Spanyol itu bahkan bisa semakin mengukuhkan posisinya di puncak klasemen andai tak gagal finis dan bisa mempertahankan posisi terdepan di GP Amerika Serikat.
"Marc Marquez selalu bisa tampil kuat untuk meraih kemenangan atau podium di semua seri balapan, termasuk lintasan yang sejatinya kurang cocok untuknya. Inilah bagian di mana saya tak menyukainya," pungkas Dovi.
Andrea Divizioso dan para pebalap MotoGP lainnya akan kembali turun ke lintasan untuk mengikuti seri kelima yakni MotoGP Prancis 2019 yang akan berlangsung di Sirkuit Le Mans, Perancis, pada akhir pekan ini (19/5/2019).
Baca Juga: Di Festival Film Cannes 2019, Armada Renault Antarkan Presiden Juri
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati