Suara.com - Pebulutangkis Indonesia Greysia Polii akan berusaha untuk mengatasi tekanan dan bermain lepas di tengah target tinggi untuk merebut kembali Piala Sudirman di Nanning, China.
"Tekanan selalu datang di setiap Piala Sudirman dengan motivasi yang selalu ingin membawa pulang, jadi bukan sekarang saja," ungkap Greysia ketika ditemui di Nanning, Sabtu (18/5/2019).
Baru satu kali meraih juara Piala Sudirman ketika di seri perdana, Indonesia pun mengaku optimistis bisa membawa pulang Piala Sudirman setelah tiga dasawarsa absen dari gelar tersebut.
"Setiap tim ingin datang ke sini untuk menang. Kami juga tidak lupa kami ke sini untuk menang, dengan sikap yang rendah hati kami tetap ingin memberikan yang terbaik," ungkap pasangan Apriyani Rahayu di sektor ganda putri itu.
"Kita kesampingkan apa kata lawan, kata penonton, kita pikirkan apa yang bisa kita katakan di lapangan."
"Sebagai atlet kita harus siap dengan kondisi apapun, menang atau kalah, tapi harus kembali lagi dengan hati dan semangat yang baru lagi ke sini," kata atlet yang sudah enam kali membela Indonesia di Piala Sudirman itu seperti dimuat Antara.
Greysia dan Apriyani menjadi andalan Indonesia untuk mengawal sektor ganda putri, bersama Ni Ketut Mahadewi Istarani sebagai atlet cadangan di sektor itu.
Berada di Grup B bersama Denmark dan Inggris, Indonesia memiliki jalan yang terbilang mulus untuk lolos fase grup dengan skuat Denmark yang sedang berada di masa transisi. Pertarungan antara keduanya akan menjadi partai terakhir di Grup B pada 22 Mei.
Sedangkan di partai pembuka Grup B, Indonesia akan berhadapan dengan Inggris pada Minggu. Piala Sudirman yang dihelat di Nanning, China itu akan dilangsungkan pada 19-26 Mei 2019.
Baca Juga: Dibanding Sebelumnya, Jonatan Christie Lebih Pede di Piala Sudirman 2019
Berita Terkait
-
Proses Bangun Chemistry Berlanjut, Apriyani/Lanny Petik Pelajaran Berharga di German Open 2026
-
Apriyani/Lanny Siapkan Evaluasi Jelang 16 Besar German Open 2026
-
Dua Ganda Putri Indonesia Awali Tur Eropa di German Open 2026
-
Apri/Lanny Main Rangkap di China Masters 2026, Strategi atau Eksperimen?
-
Jadwal Thailand Masters 2026: 9 Wakil Indonesia Tampil di Hari Pertama, Ada Lanny/Apriyani
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Puji Dampak IBL All-Star 2026, Ditjen Imigrasi Bentuk Tim Permudah Masuknya Pemain Asing
-
Pertamina Enduro Selangkah ke Grand Final Proliga 2026 Usai Tundukkan Electric PLN 3-2
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Tumbangkan Samator 3-0, Persaingan Final Proliga 2026 Makin Ketat
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
AVC Cup 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Masuk Grup Neraka, Ada Thailand hingga Korea
-
Kisah Haru Prabowo di Munas IPSI, 34 Tahun Mengabdi Kembangkan Pencak Silat
-
IBL 2026: Pelita Jaya Resmi Datangkan Perrin Buford, Top Skorer Liga Jepang
-
Resmi Berstandar Dunia, Mangkunegaran Run 2026 Bakal Guncang Solo
-
Fajar/Fikri Tersingkir di Semifinal, Indonesia Tanpa Wakil di Final BAC 2026
-
Awal Positif di AARC 2026, Herjun Atna Firdaus Raih Podium di Sepang