Suara.com - Tim Indonesia gagal meraih kemenangan kedua di ajang Piala Sudirman 2019. Hendra Setiawan cs takluk di tangan wakil Denmark pada babak penyisihan Grup 1B Sudirman Cup 2019, Rabu (22/5).
Hasil ini setelah Fitriani yang turun di partai keempat, belum mampu menaklukkan tunggal putri Denmark, Mia Blichfeldt.
Bertanding di Guangxi Sports Center, Nanning, China, Fitriani menyerah dalam pertarungan dua game langsung, dengan skor 13-21 dan 19-21.
Hasil itu membuat kedudukan kembali berubah menjadi 1-3 untuk keunggulan Denmark.
Meski laga masih menyisakan satu partai lagi, Indonesia dipastikan tak lagi mampu mengejar ketertinggalan.
Fitriani sejatinya mengawali laga dengan cukup baik. Tunggal putri 20 tahun itu sempat unggul cepat 3-1 di awal game pertama.
Namun, keunggulan itu nyatanya tak mampu dijaga oleh Fitrinai. Mia Blichfeldt mampu tampil trengginas hingga membalikkan keadaan dan menang dengan skor 21-13.
Begitu pun pada game kedua, Fitriani yang kini menduduku peringkat 29 dunia mampu unggul lebih dulu dengan skor 6-2.
Baca Juga: Sudirman Cup 2019: Lawan Denmark, Tim Indonesia Diharap Jadi Alat Pemersatu
Tapi lagi-lagi pebulutangkis asal Garut, Jawa Barat itu tak mampu mempertahankan keunggulan.
Setelah balik tertinggal 6-7, Fitriani tak lagi mampu mengejar ketertinggalan.
Perolehan poinnya bahkan sempat tertinggal jauh 8-14, sebelum akhirnya kandas dengan skor 19-21.
Meski sudah dipastikan kalah, Indonesia masih memiliki kans untuk mempertahankan posisi sebagai juara Grup 1B Piala Sudirman 2019.
Syaratnya, Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang menjadi wakil kelima harus memenangkan pertandingan, melawan Maiken Fruergaard/Sara Thygesen di partai terakhir.
Ini akan jadi pertemuan keempat bagi kedua pasangan, dimana Greysia/Apriyani untuk sementara unggul 3-0.
Tag
Berita Terkait
-
Hattrick Emas! Tim Perahu Naga Indonesia Rajai Nomor 500 Meter Putra di SEA Games 2025
-
Update Klasemen Medali SEA Games 2025: Indonesia Tinggalkan Vietnam, Permalukan Malaysia
-
Jadwal Tim Indonesia di SEA Games 2025 Hari Ini, 11 Desember: Bulutangkis Hingga Voli
-
Physical: Asia yang Tayang di Netflix Acara Apa? Performa Tim Indonesia Tuai Sorotan
-
Indonesia Dominasi Total, Rebut 6 Emas di Turnamen Woodball Malaysia Open 2025
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Daftar Pemain Indonesia di Kejuaraan Asia Beregu 2026, Anthony Ginting Jadi Kapten Tim
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Profil Annie Mitchem: Meledak di Proliga 2026, Tembus 118 Poin untuk Gresik Phonska
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
-
Satria Muda Tumbang di Kandang, Coach Djordje Ungkap Faktor Penentu Kemenangan Pelita Jaya
-
Adaptasi Cuaca Ekstrem, Pelari Indonesia Bersinar di Maraton Kelas Dunia