- Timnas Perahu Naga Indonesia meraih emas ketiga di SEA Games 2025 Thailand nomor final small boat 500 meter putra.
- Sahrul Gunawan dan tim mencatatkan total waktu 4 menit 3,290 detik, mengalahkan tuan rumah Thailand peraih perak.
- Emas ini melengkapi koleksi sebelumnya dan mengukuhkan dominasi Indonesia sebagai raja air Asia Tenggara.
Suara.com - Dominasi Timnas Perahu Naga Indonesia di ajang SEA Games 2025 Thailand kian tak terbendung setelah mereka sukses menyabet medali emas ketiga di Rayong, Jumat (19/12).
Kemenangan gemilang ini dipersembahkan oleh Sahrul Gunawan dan kawan-kawan yang tampil tercepat pada nomor final small boat 500 meter putra.
Tambahan emas ini semakin mengukuhkan posisi Indonesia sebagai raja air di kawasan Asia Tenggara sekaligus mempertebal perolehan medali bagi kontingen Merah Putih.
Sahrul Gunawan cs tampil trengginas sejak babak pertama dengan mencatatkan waktu 2 menit 0,347 detik.
Catatan tersebut langsung mengungguli pesaing terberat sekaligus tuan rumah, Thailand, yang menorehkan waktu 2 menit 0,648 detik.
Konsistensi performa kembali ditunjukkan pada babak kedua, di mana perahu Indonesia melesat finis dengan waktu 2 menit 2,943 detik.
Thailand lagi-lagi harus mengakui keunggulan Indonesia karena hanya mampu mencatat waktu 2 menit 3,636 detik di sesi kedua.
Akumulasi waktu dari dua babak tersebut menghasilkan total 4 menit 3,290 detik yang memastikan gelar juara bagi Indonesia.
Tuan rumah Thailand harus puas menerima medali perak dengan total waktu 4 menit 4,284 detik.
Baca Juga: Tangan Dingin Kim Sang-sik, Baru 1,5 Tahun Jadi Pelatih Vietnam Langsung Kasih Medali Emas
Posisi ketiga atau medali perunggu diamankan oleh wakil Myanmar yang membukukan waktu total 4 menit 11,496 detik.
Emas ini melengkapi koleksi sebelumnya yang diraih dari nomor small boat 200 meter putra dan standard boat 200 meter campuran.
Sementara itu, tim putri Indonesia juga turut menyumbang prestasi dengan meraih medali perak di nomor small boat 500 meter.
Srikandi Indonesia finis kedua dengan waktu 4 menit 31,086 detik, tertinggal dari Vietnam yang menyabet emas dengan catatan 4 menit 28,032 detik.
Peluang menambah pundi-pundi emas masih terbuka lebar karena Indonesia masih akan turun di nomor standard boat 500 meter campuran, demikian Antara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Daftar Pemain Indonesia di Kejuaraan Asia Beregu 2026, Anthony Ginting Jadi Kapten Tim
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Profil Annie Mitchem: Meledak di Proliga 2026, Tembus 118 Poin untuk Gresik Phonska
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
-
Satria Muda Tumbang di Kandang, Coach Djordje Ungkap Faktor Penentu Kemenangan Pelita Jaya
-
Adaptasi Cuaca Ekstrem, Pelari Indonesia Bersinar di Maraton Kelas Dunia