Suara.com - Tim Indonesia bersiap hadapi Jepang di babak semifinal Piala Sudirman 2019, Sabtu (25/5). Kedua tim akan berebut tiket untuk berjumpa China di final Sudirman Cup 2019.
Dalam laga ini, Jepang yang menjadi unggulan kedua lebih dijagokan daripada Hendra Setiawan dan kawan-kawan.
Hal itu lantaran Jepang memiliki kekuatan yang merata hampir di semua nomor. Salah satunya di sektor tunggal putra, dimana Jepang memiliki Kento Momota.
Atlet berusia 24 tahun ini merupakan pebulutangkis ranking satu dunia dan juara dunia 2018.
Pada laga melawan Tim Indonesia, Kento Momota akan turun di partai ketiga, melawan Anthony Sinisuka Ginting.
Pertemuan ini jadi yang ke-11 bagi kedua pemain, dimana Momota tercatat tujuh kali meraih kemenangan.
Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia, Achmad Budiharto menjelaskan alasan pihaknya lebih memilih Anthony ketimbang Jonatan Christie yang sejatinya punya rekor tak terlalu buruk menghadapi Momota.
Berdasarkan head-to-head, Jojo—sapaan akrab Jonatan Christie—telah tiga kali bertemu Momota. Hasilnya Momota masih unggul dengan skor 2-1.
Baca Juga: Piala Sudirman 2019: Indonesia vs Jepang, Rudy Hartono Ragu Bisa Juara
Namun, pada pertemuan terakhir kedua pemain di Malaysia Open 2019, 4 April lalu, Jojo menang dua game langsung atas Momota, 22-20 dan 21-15.
Kendati begitu, Budiharto mengatakan pihaknya sudah mempertimbangkan masak-masak alasan menurunkan Anthony daripada Jojo.
"Melihat penampilan dan kekalahan Jojo kemarin (dari wakil China Taipei, Chou Tien Chen), kami perlu memberi waktu buat Jojo untuk me-recover diri, terutama dimentalnya," jelas Budiharto dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Sabtu (25/5/2019).
"Anthony kami anggap lebih siap kalau ketemu Momota," pungkas Budiharto.
Sementara itu, China yang berstatus tuan rumah, berhasil melaju ke final Piala Sudirman 2019 usai di babak semifinal hari ini mengalahkan Thailand, dengan skor 3-0.
Pertandingan semifinal antara Indonesia vs Jepang disiarkan langsung oleh TVRI mulai pukul 17.00 WIB.
Tag
Berita Terkait
-
Swiss Open 2026: Enam Wakil Indonesia Melaju ke Perempat Final, Putri KW hingga Ginting
-
Swiss Open 2026: Banyak Pemain Bagus, Anthony Sinisuka Ginting Nilai Persaingan Merata
-
Daftar 14 Wakil Indonesia Swiss Open 2026, Ada Anthony Sinisuka Ginting
-
Cek Link Live Streaming dan Jadwal Kick-off Timnas Futsal Indonesia vs Jepang Malam Ini
-
Peluang Terbuka! Hector Souto Ungkap Syarat Timnas Futsal Indonesia Bisa Menang Lawan Jepang
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Menpora Puji Keberanian Viona Ungkap Kasus Pelecehan Seksual di Kickboxing
-
Pecahkan Rekor Dunia, Atlet Kriket Indonesia Terima Sertifikat Guinness World Records
-
Makna Selebrasi Tepuk Dada Alwi Farhan Usai Comeback Epik di Swiss Open
-
Anggap Semua Laga bak Final, Ini Resep Rahasia Anthony Ginting ke Perempat Final Swiss Open 2026
-
Menpora Dukung FPTI Bentuk Tim Pencari Fakta Demi Wujudkan Keadilan Bagi Atlet
-
Go Internasional! Byon Combat akan Digelar di Malaysia untuk Kali Pertama
-
Daftar Pemain Tim Merah untuk IBL All-Star 2026, Andakara Prastawa Dhyaksa Jadi Kapten
-
Daftar Pemain Tim Biru untuk IBL All-Star 2026, Yudha Saputera Jadi Kapten
-
Swiss Open 2026: Enam Wakil Indonesia Melaju ke Perempat Final, Putri KW hingga Ginting
-
Kasus Pelecehan Seksual di Panjat Tebing, Yenny Wahid Bentuk Tim Pencari Fakta