Suara.com - Pebalap gaek Yamaha, Valentino Rossi sudah tak sabar ingin membalap di Sirkuit Mugello, Italia. Balapan MotoGP Italia memiliki arti yang sangat spesial di hati Rossi.
Balapan ini menjadi balapan kandang bagi rider berusia 40 tahun itu. Banjir dukungan dari fans pun dipastikan mengalir kepada The Doctor—julukan Valentino Rossi.
"Saya senang saatnya sekarang balapan di Mugello, pekan yang spesial bagi semua pebalap Italia," ujar pebalap kelahiran Urbino, Italia, 16 Februari 1979.
"Ini merupakan salah satu trek yang sangat indah," lanjut Rossi dikutip dari laman resmi Yamaha MotoGP, Kamis (30/5/2019).
Valentino Rossi sendiri memiliki sejarah manis di Mugello. Dia tercatat masih jadi pebalap terbanyak yang memenangi balapan MotoGP Italia; sembilan kali.
Namun begitu, Rossi tak ingin jemawa dengan rekornya. Dia menilai perkembangan MotoGP saat ini sudah jauh berbeda dibanding sebelumnya.
Terlebih lagi banyak kompetitor Yamaha yang telah berkembang pesat.
Tak hanya sampai disitu, Rossi pun mengindentifikasi salah satu kelemahan motornya di Mugello, yakni melempemnya kecepatan Yamaha di trek lurus bila diadu dengan motor Ducati dan Honda.
"Saya sangat menyukai trek di Mugello, tapi sekaligus sangat sulit karena semua pebalap sekarang sangat cepat," ungkap Rossi.
Baca Juga: Kepala Kru Honda Beberkan Dua Kunci Sukses di MotoGP
"Mugello memiliki trek lurus yang sangat panjang. Tentu saja ini kelemahan kami. Tapi, jika kami bisa memperbaiki kekurangan ini, kami bisa bersaing," sambungnya.
"Kami harus mencoba yang terbaik menjadi kompetitif dan memberikan usaha yang maksimal," tukas Valentino Rossi.
Balapan MotoGP Italia akan berlangsung pada, Minggu (2/6/2019) mendatang pukul 19.00 WIB.
Berita Terkait
-
Harga Motor Matic Maret 2026, Ada Honda, Suzuki, hingga Yamaha Fazzio Hybrid Special Edition
-
5 Motor Matic 150cc Jawab Kebutuhan Mudik Lebaran 2026, Perjalanan Lelah Jadi Mewah
-
Bagai Langit dan Bumi, Performa Pedro Acosta dan Maverick Vinales Disorot
-
Marc Marquez Masuk Nominasi Laureus World Sportsman of the Year 2026, Bersaing dengan Alcaraz
-
Bangkit Lebih Kuat, Jorge Martin Tembus 5 Besar Usai Jalani Operasi
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
All England 2026: Ana/Trias Lolos ke Perempat Final, Ungkap Rahasia Kalahkan Ganda Jepang
-
All England 2026: Raymond/Joaquin Singkirkan Fajar/Fikri, Perubahan Strategi yang Berhasil
-
All England 2026: Rian/Rahmat Singkirkan Ganda Malaysia, Servis Jadi Kunci Kemenangan
-
All England 2026: Tiwi/Fadia Beberkan Kelemahan usai Tersingkir, Alihkan Fokus ke Swiss Open
-
All England 2026: Amri/Nita Ungkap Kunci Menangi Duel Debutan Indonesia
-
All England 2026: Tersingkir, Jonatan Christie Akui Kurang Sabar ketika Hadapi Lin Chun-yi
-
All England 2026: Putri KW Tantang An Se-young di Perempat Final, Pilih 'Nothing to Lose'
-
All England 2026: Alwi Farhan Berterima Kasih kepada Tuhan usai Singkirkan Unggulan Ketujuh
-
UBL Dukung Atlet Berprestasi Lewat Beasiswa, Ada Penggawa Timnas Futsal Indonesia
-
Satria Muda Menang Besar di Bandung Arena, Djordje Jovicic Soroti Kunci Kemenangan