Suara.com - Sebanyak tiga atlet basket junior Indonesia terpilih untuk mewakili Tim Asia Pasifik yang akan berlaga di Kejuaraan Dunia Jr. NBA 2019 di Orlando, Florida, Amerika Serikat.
Ketiga pebasket muda Tanah Air itu terpilih setelah dinilai tampil bagus dalam ajang kualifikasi yang berlangsung dalam dua tahap.
Tahap pertama berlangsung pada 30-31 Maret 2019 lalu di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan. Pada tahap ini terpilih masing-masing lima pebasket putra dan putri untuk mengikuti tahap kedua.
Dalam tahap akhir di lapangan basket Universitas Pelita Harapan (UPH), Tangerang, 15-16 Juni 2019, panitia Jr. NBA menyeleksi sebanyak 68 pebasket junior dari 10 negara zona Asia Pasifik yakni Australia, Indonesia, Jepang, Malaysia, Selandia Baru, Filipina, Singapura, Korea Selatan, Thailand, dan Vietnam.
Pada seleksi akhir tersebut, terpilih masing-masing 10 pebasket putra dan 10 pebasket putri yang bakal memperkuat Tim Asia Pasifik.
Diantaranya ada tiga pebasket junior Indonesia yang terpilih, yakni Brian Leonard (Bunda Mulia School SPK), Vanissa Renata Siregar (SMPN 19 Jakarta), dan Angelica Jenifer Candra (SMP Pangudi Luhur 1 Yogyakarta).
Brian terpilih untuk memperkuat tim putra bersama sembilan pebasket junior dari berbagai negara zona Asia Pasifik. Sementara Vanissa dan Angelica didapuk untuk memperkuat tim putri Asia Pasifik.
"Tim ini akan terbang ke Orlando pada Agustus untuk berpartisipasi dalam global Jr. NBA Championship," ujar Jim Wong selaku Associate Vice President of Marketing Partnerships NBA Asia di UPH, Tangerang, Minggu (16/6/2019).
"Mereka akan bertanding melawan tim dari seluruh dunia dan pada bulan tersebut. Kita juga akan menemukan pemenang dari kompetisi Jr NBA ini," sambungnya.
Baca Juga: Perkokoh Tim, Lakers Dapatkan Anthony Davis, Tukar dengan 3 Pemain
Sementara itu, Brian Leonard mengaku sangat bangga bisa terpilih mewakili tim Asia Pasifik di Kejuaraan Dunia Jr. NBA 2019. Ia bangga karena secara tak langsung turut mengharumkan nama Indonesia.
"Senang dan kaget. Senang karena bisa membawa nama negara (Indonesia) ke Amerika Serikat," ujar Brian Leonard.
"Saya juga senang karena mendapat teman baru, dapat pengalaman baru. Walaupun, ada kesulitan dengan para pebasket dari negara lain, terutama yang tak bisa bahasa Inggris juga."
Senada dengan Leonard, Vanessa bersykur bisa terpilih menjadi salah satu pebasket muda di ajang bergengsi seperti Jr. NBA.
Ia berharap kesempatan ini bisa mendekatkannya dengan mimpi bermain di timnas basket putri Indonesia.
"Bersyukur banget bisa terpilih, walaupun (dalam prosesnya) ada pemain yang kurang cocok (gaya mainnya) dengan saya. Terkait bahasa juga," kata Vanessa.
Berita Terkait
-
Basketball Therapy: Saat Basket Bisa Meredakan Emosi dan Menjalin Koneksi
-
Anthony Edwards Sabet MVP NBA All-Star 2026, Bawa USA Stars Juara
-
Daftar Tokoh Olahraga yang Terseret Epstein Files: Dari Bos Chelsea hingga Pebasket NBA
-
Air Mineral Pegunungan Alami Dukung Konsistensi dan Stamina Atlet Basket Indonesia
-
Bushiroad Ungkap Detail ZERO RISE, Proyek Anime dan Stage Play Bertema Basket
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Fokus dan Kendalikan Euforia, Putri KW Siap Hadapi All England
-
Gloria Emanuelle Widjaja Petik Pelajaran usai Terhenti di Semifinal German Open 2026
-
Terhenti di Semifinal German Open 2026, Tiwi/Fadia Siap Bangkit di All England
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Kasus Kekerasan Atlet Panjat Tebing: Menpora Buka Layanan Aduan, Komisi X Desak Sanksi Maksimal
-
Waspadai Wakil China, Tiwi/Fadia Tekad Kurangi Error di Semifinal German Open 2026
-
Lolos ke Semifinal, Gloria Emanuelle Widjaja Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up di German Open 2026
-
Proses Bangun Chemistry Berlanjut, Apriyani/Lanny Petik Pelajaran Berharga di German Open 2026
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026
-
DPR Bereaksi! Kawal Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing dan Dukung Langkah Kemenpora