Suara.com - Valentino Rossi menatap seri ketujuh MotoGP 2019 yakni MotoGP Catalunya dengan optimis tinggi setelah start di posisi keempat. Namun insiden tabrakan pada tikungan 10 saat telah membuyarkan harapan Rossi.
Rossi mampu tampil cukup meyakinkan di sesi kualifikasi, Sabtu (15/6/2019). Pebalap berjuluk The Doctor itu mengamankan posisi start keempat, yang merupakan starting grid terbaiknya pada gelaran MotoGP musim ini.
Namun, semua harapan dan optimisme sang rider asal Italia itu langsung buyar kala terlibat insiden tabrakan pada tikungan 10 saat balapan baru memasuki lap kedua.
Rossi yang saat itu tengah berada di posisi lima, menjadi satu dari tiga "korban" jatuhnya pebalap Repsol Honda, Jorge Lorenzo, yang disinyalir kehilangan cengkraman ban saat tengah menyalip Maverick Vinales.
"Ini sangat, sangat, sangat memalukan, karena hari ini saya merasa sangat baik. Saya datang dengan modal bagus sepanjang pekan, dan sesi latihan berjalan baik," ujar Valentino Rossi dilansir Crash, Senin (17/6/2019).
"Juga pagi ini, menggunakan ban tipe medium saya memiliki kecepatan yang bagus, stabil, saya merasa bagus juga dalam pengereman. Jadi saya optimis menatap balapan ini."
Rossi menyiratkan jika dirinya memang kurang beruntung dalam insiden yang diawali jatuhnya Jorge Lorenzo itu. Pasalnya, kejadian itu berlangsung hampir berbarengan dengan aksinya menyalip Danilo Petrucci (Ducati) untuk merebut posisi kelima.
"Saya berada di belakang Petrucci saat itu. Karena saat itu saya lebih cepat, saya mencoba menyalipnya," kata Rossi.
"Tapi, saya melakukan aksi menyalip di waktu yang salah, yang membuat saya sampai ditikungan 10 lebih cepat. Setelah melihat insiden tabrakan di depan, sayangnya saya tak sempat untuk menghindari benturan dari motor Lorenzo."
Baca Juga: Soal Insiden MotoGP Catalunya, Marquez Bela Lorenzo
Meski merasa balapannya kali ini direnggut oleh insiden tabrakan itu, Rossi menganggap kecelakaan merupakan hal biasa dalam dunia balap, dan memilih untuk tetap mengambil hal positif dari kejadian tersebut.
"Saya juga mengalami sakit dibagian engkel karena kaki saya saat itu berada diantara kedua motor. Tapi ya inilah, ini adalah balapan tak terkadang sesuatu seperti ini terjadi," pungkas Rossi.
Berita Terkait
-
Anak Didik Valentino Rossi Sebut MotoGP Mandalika Sebagai Kandangnya
-
Marc Marquez Balas Valentino Rossi, Ogah Anggap The Doctor Rivalnya di MotoGP
-
Marquez vs Rossi: Gelar Seimbang, Era Baru Telah Tiba! Siapa Raja MotoGP Sesungguhnya?
-
Marc Marquez Kesampingkan Rivalitas dan Akui Idolakan Valentio Rossi Sejak Kecil
-
Pertamina Enduro VR46 Padukan Livery Batik Sambut MotoGP Mandalika
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Pecahkan Rekor Dunia, Atlet Kriket Indonesia Terima Sertifikat Guinness World Records
-
Makna Selebrasi Tepuk Dada Alwi Farhan Usai Comeback Epik di Swiss Open
-
Anggap Semua Laga bak Final, Ini Resep Rahasia Anthony Ginting ke Perempat Final Swiss Open 2026
-
Menpora Dukung FPTI Bentuk Tim Pencari Fakta Demi Wujudkan Keadilan Bagi Atlet
-
Go Internasional! Byon Combat akan Digelar di Malaysia untuk Kali Pertama
-
Daftar Pemain Tim Merah untuk IBL All-Star 2026, Andakara Prastawa Dhyaksa Jadi Kapten
-
Daftar Pemain Tim Biru untuk IBL All-Star 2026, Yudha Saputera Jadi Kapten
-
Swiss Open 2026: Enam Wakil Indonesia Melaju ke Perempat Final, Putri KW hingga Ginting
-
Kasus Pelecehan Seksual di Panjat Tebing, Yenny Wahid Bentuk Tim Pencari Fakta
-
Jakarta Jadi Tuan Rumah FIA Rallycross World Cup 2026