Suara.com - Insiden di Catalunya beberapa waktu lalu menjadikan Valentino Rossi sebagai salah satu korban. Ia gagal melanjutkan perlombaan dan terseok-seok merebut kemenangan.
Tapi bukan Valentino Rossi namanya kalau ia menyerah begitu saja. Jelang perlombaan di Sirkuit Assen, Belanda pada Minggu (30/6), The Doctor memiliki target tinggi.
Hal itu tentunya dipengaruhi oleh nasib Valentino Rossi kini berada di ujung tanduk. Bila ia tak segera mengubah keadaan, posisinya kian merosot dan tentu makin jauh dari gelar juara dunia.
Selama tujuh laga yang dilewati pada musim MotoGP 2019, The Doctor baru mengantongi 72 poin.
Ia yang berada di urutan kelima klasemen sementara memiliki selisih 68 poin dari sang raja, Marc Marquez.
Oleh karena itu, laga di Sirkuit Assen bakal menjadi momen balas dendam sang juara dunia tujuh kali. Ia sesumbar telah menyiapkan senjata baru di Assen dan Sachsenring.
"Setelah balapan di Catalunya, kami siap menaklukkan Assen dan Sachsenring. Di Montmelo, kami melakukan pekerjaan dengan baik dan kami sangat cepat," ungkap Valentino Rossi seperti yang dikutip dari paddock-gp.com.
Ia pun berjanji akan bekerja keras setelah menjalani tes Catalunya beberapa waktu lalu dan melakukan yang terbaik.
"Jadi di Belanda minggu ini, kami akan bekerja keras untuk mempersiapkan diri. Tes Catalunya begitu positif sehingga kesimpulannya dapat membantu kami di balapan akhir pekan. Kami akan melakukan yang terbaik," tutup Valentino Rossi.
Baca Juga: Eks Rekan Kerja Ungkap Alasan Valentino Rossi Hengkang dari Honda
Berita Terkait
-
Terjebak di UEA, Rekan Thom Haye Teriak Minta Tolong: Kami Punya Bayi, Keluarkan Kami dari Sini
-
Eks Andalan STY Sebut Super League Lebih Baik Dibanding Divisi Dua Belanda, Kok Bisa?
-
Pergulatan Moral Kolonial dalam Kumpulan Cerpen Teh dan Pengkhianat
-
Cosplay Bak 'Noni Belanda', Konten Kocak Musdalifah Beli Takjil Diduga Sindir Istri Gubernur Kaltim
-
Media Belanda Bongkar Kebohongan Patrick Kluivert, Momen Paling Memalukan di Live TV
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
All England 2026: Ana/Trias Lolos ke Perempat Final, Ungkap Rahasia Kalahkan Ganda Jepang
-
All England 2026: Raymond/Joaquin Singkirkan Fajar/Fikri, Perubahan Strategi yang Berhasil
-
All England 2026: Rian/Rahmat Singkirkan Ganda Malaysia, Servis Jadi Kunci Kemenangan
-
All England 2026: Tiwi/Fadia Beberkan Kelemahan usai Tersingkir, Alihkan Fokus ke Swiss Open
-
All England 2026: Amri/Nita Ungkap Kunci Menangi Duel Debutan Indonesia
-
All England 2026: Tersingkir, Jonatan Christie Akui Kurang Sabar ketika Hadapi Lin Chun-yi
-
All England 2026: Putri KW Tantang An Se-young di Perempat Final, Pilih 'Nothing to Lose'
-
All England 2026: Alwi Farhan Berterima Kasih kepada Tuhan usai Singkirkan Unggulan Ketujuh
-
UBL Dukung Atlet Berprestasi Lewat Beasiswa, Ada Penggawa Timnas Futsal Indonesia
-
Satria Muda Menang Besar di Bandung Arena, Djordje Jovicic Soroti Kunci Kemenangan