Suara.com - Sempat memimpin jalannya MotoGP Belanda, pembalap tim Petronas Yamaha, Fabio Quartararo harus melorot ke posisi ketiga, membiarkan Maverick Vinales menjadi kampiun di Sirkuit Assen pada balapan kemarin (30/6/2019).
Pada balapan tersebut, Quartararo sempat berduel sengit dengan Marc Marquez. Namun motor yang dikendarai oleh Quartararo sempat beberapa kali "goyang" membuatnya kehilangan momentum serta gap jarak dengan dua pembalap yang membuntutinya.
Apakah hal itu terjadi karena kendala teknis? Begini kata pembalap bernomor 20 tersebut.
Menurutnya, sering goyangnya motor yang ia kendarai terjadi sebagian karena kesalahannya.
"Pada mulanya saya menjalani balapan dengan baik, namun saya melakukan kesalahan di tikungan kelima. Saya merasa saya melakukan kesalahan bodoh dan motor saya selalu goyang selama jalannya balapan. Tapi tetap saja ini adalah balapan yang bagus bagi kami." ujar Quartararo dikutip dari Crash (1/7/2019).
"Saya pikir goyangnya motor tersebut merupakan akibat dari adanya terpaan angin dan kesalahan saya dalam menggambil line balapan. Kami belajar dari pengalaman dan saya senang bisa melihat bagaimana Vinales dan Marquez balapan." imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games