Suara.com - Pada pertandingan Wimbledon kemarin, seorang petenis remaja berhasil menarik perhatian dunia karena melibas petenis kelas dunia yang lebih senior, Venus Williams.
Petenis remaja bernama Cori Gauff berhasil mengalahkan Venus Williams dengan skor 6-4 6-4.
Hal terbaiknya adalah Cori Gauff diketahui 'hanya' seorang gadis remaja berusia 15 tahun yang berhasil melawan petenis dunia peraih empat kali Grand Slam.
Melihat kemenangan dramatis ini, sangat wajar jika Cori Gauff merasa emosional. Dia bahkan menangis keras saat itu juga. Gadis remaja ini mengatakan jika tak pernah menangis sekeras itu semenjak terakhir kali nonton film Avengers End Game.
Cori juga sangat emosional ketika bisa menyampaikan pada Venus jika dia sangat mengidolakan sosoknya.
"Aku mengatakan padanya terima kasih atas semua yang dia lakukan, aku bilang jika sosoknya sangat menginspirasi dan aku selalu ingin mengatakan itu tapi tak pernah berani sebelumnya," ujar Cori, seperti dilansir dari IOL.
Lucunya, Cori yang masih minim pengalaman berlaga di pertandingan tenis kelas dunia merasa gugup dan selalu meyakinkan dirinya sendiri bahwa lapangan ini memiliki garis yang sama dengan lapangan tempat dia berlatih biasanya.
Di balik keberhasilan Cori, ternyata ada peran ayah yang begitu kuat hingga membawanya pada peringkat ini. Ya, Cori Gauff bisa mengasah bakat tenisnya berkat asuhan ayah kandungnya, Corey Gauff.
"Saya selalu menantangnya, sejak awal ketika kami mulai. Saya mengatakan padanya bahwa ia dapat mengubah dunia dengan raketnya," kata Corey Gauff pada Times tentang putrinya yang mulai bermain tenis pada usia 7.
Baca Juga: Hadiri Wimbledon 2019, Kate Middleton Cantik Bergaun Putih
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya