Sport / Raket
Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:13 WIB
Arsip - Petenis asal Serbia Novak Djokovic melakukan backhand saat bertanding melawan petenis asal Jerman Alexander Zverev (tidak ada di foto) pada hari ke-12 turnamen tenis US Open 2021 di USTA Billie Jean King National Tennis Center, Flushing, New York, Amerika Serikat, Jumat (10/9/2021). REUTERS/Robert Deutsch-USA TODAY Sports/foc/cfo.
Baca 10 detik
  • Petenis Kroasia Dino Prizmic mengalahkan Novak Djokovic dalam laga pembuka turnamen Internazionali BNL d’Italia 2026 pada Sabtu WIB.
  • Djokovic kalah dengan skor 6-2, 2-6, 4-6 setelah mengalami penurunan kondisi fisik yang signifikan pada set kedua.
  • Kemenangan ini membawa Prizmic ke babak ketiga sekaligus mematahkan rekor kemenangan pembuka Djokovic di turnamen Roma tersebut.

Suara.com - Bintang tenis Serbia, Novak Djokovic harus menghentikan langkah lebih cepat pada ajang Internazionali BNL d’Italia 2026 setelah kalah dari petenis Kroasia, Dino Prizmic dengan skor 6-2, 2-6, 4-6 pada laga pembuka, Sabtu WIB.

Prizmic tampil impresif untuk membalikkan keadaan usai kehilangan set pertama dan memastikan tiket ke babak ketiga ATP Masters 1000 Roma.

"Bagi saya, sulit untuk mengatakan sesuatu. Saya sangat menghormati Novak. Dia adalah idola saya, jadi ini adalah pertandingan yang hebat bagi saya hari ini," kata Prizmic seusai pertandingan, dikutip dari ATP.

"Saya bermain luar biasa dan saya ingin tetap fokus dan siap untuk pertandingan berikutnya."

Djokovic sebenarnya memulai pertandingan dengan meyakinkan setelah tampil dominan pada set pertama. Namun, kondisi fisiknya mulai menurun memasuki set kedua. Petenis berusia 38 tahun itu beberapa kali terlihat menunduk sambil memegang lutut di sela-sela poin dan berjalan perlahan menuju kursinya saat pergantian gim.

Pada set penentuan, Djokovic sempat menunjukkan perlawanan, tetapi tenaganya tidak cukup untuk membendung permainan agresif Prizmic yang tampil percaya diri hingga akhir laga.

"Di set pertama dia bermain luar biasa dan di akhir set saya mencoba menemukan permainan saya dan saya berhasil, jadi ini sangat, sangat bagus," ujar Prizmic.

Pertandingan ini menjadi pertemuan kedua keduanya setelah sebelumnya bertemu pada Australian Open 2024. Saat itu, Prizmic yang masih berusia 18 tahun mampu merebut satu set sebelum akhirnya kalah dalam empat set dari Djokovic.

Di Roma, Prizmic kembali menunjukkan perkembangan pesatnya. Petenis berusia 20 tahun tersebut mampu memanfaatkan momentum ketika Djokovic mulai kesulitan bergerak pada set kedua dan ketiga.

Baca Juga: Lapangan Tenis Tanah Liat Hijau Ternyata Bisa Jadi Solusi Serap Karbon, Bagaimana Caranya?

Kemenangan atas Djokovic membuat Prizmic kini sudah mengoleksi dua kemenangan atas petenis Top 10 dunia setelah sebelumnya menumbangkan Ben Shelton di Madrid bulan lalu.

Performa Prizmic juga terus meningkat dalam setahun terakhir. Pada musim lalu ia masih berada di peringkat 334 ATP, tetapi kini sudah menembus posisi 79 dunia, ranking tertinggi sepanjang kariernya.

Sementara itu, kekalahan ini menjadi catatan buruk bagi Djokovic. Untuk pertama kalinya, juara enam kali Roma tersebut tersingkir pada pertandingan pembuka di turnamen tersebut dengan rekor sebelumnya 18 kemenangan dan satu kekalahan.

(Antara)

Load More