Suara.com - Kontingen Indonesia bertekad menjadi juara umum di ajang ASEAN School Games (ASG) 2019. Demi memenuhi target tersebut, tim Merah Putih mencanangkan minimal merebut 38 medali emas.
ASEAN School Games 2019 yang akan berlangsung di Semarang, Jawa Tengah, akan mempertandingkan sembilan cabang olahraga.
Antara lain basket, bola voli, pencak silat, atletik, sepak takraw, tenis, bulutangkis, renang dan tenis meja.
Dari sembilan cabor tersebut, Indonesia mengharapkan bisa merebut 38 medali emas dari tujuh cabang olahraga, terkecuali tenis meja dan sepak takraw.
Cabor renang menjadi harapan tim Indonesia meraih medali emas terbanyak. Dari 41 nomor yang dipertandingkan, renang diharapkan bisa menyumbang 12-14 medali emas.
"Kami optimis target dari Menpora Imam Naharawi bisa tercapai," kata Chef de Mission (CdM) kontingen Indonesia di ASEAN School Games 2019, Yayan Rubaeni saat Rapat Koordinasi Pelatnas ASG di Gedung PP ITKON Kemenpora, Jakarta, Rabu (3/7/2019).
"Kita estimasi Insya Allah kita bisa capai target 36-38 emas. Jika ada direntang itu, sesuai pengalaman ASG sebelumnya, Insya Allah kita bisa jadi juara umum," sambungnya.
Gelaran ASEAN School Games 2019 edisi ke-11 ini akan memperlombakan 117 nomor dengan 59 nomor putra, 54 nomor putri, dan 4 nomor campuran.
Indonesia menerjunkan 250 orang yang terdiri dari 183 atlet, 38 pelatih, 9 manajer, dan 20 ofisial.
Baca Juga: Incar KO Pacquiao, Thurman: Kita Lihat Saja Apakah Dia Bisa Bertahan
Para atlet Indonesia berasal dari Sekolah Khusus Olahraga (SKO), Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP), dan klub dari berbagai provinsi yang diusulkan oleh induk cabang olahraga serta masyarakat.
ASEAN School Games 2019 akan berlangsung pada 17-25 Juli mendatang. Pembukaan multievent terbesar khusus pelajar ASEAN itu akan berlangsung pada 18 Juli di Stadium Holy Terang Bangsa School, Semarang.
Sementara penutupan ASG 2019 bakal berlangsung pada 24 Juli 2019 di pelataran Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.
Berikut persebaran target medali emas Indonesia di ASEAN School Games 2019:
1. Atletik: 8-10 medali emas
2. Renang: 12-14 medali emas
3. Bulutangkis: 4 medali emas
4. Bola Voli: 1 medali emas
5. Bola Basket: 1 medali emas
6. Tenis: 2 medali emas
7. Pencak Silat: 6 medali emas
Berita Terkait
-
Juara Umum! Indonesia Borong 4 Gelar di Thailand Masters 2026
-
Rahasia Indonesia Lampaui Target di ASEAN Para Games 2025, Raih 392 Medali!
-
UPDATE ASEAN Para Games 2025: Indonesia di Peringkat Kedua, Debutan Jadi Sumber Kejutan Medali
-
Indonesia Disambut Meriah di Upacara Pembukaan ASEAN Para Games 2025, Ini Respon Erick Thohir
-
Mundur dari Indonesia Masters 2026, Jonatan Christie Pilih Jaga Kondisi
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya