Suara.com - Andrea Iannone, pembalap tim pabrikan Aprilia untuk pertama kali mendapat posisi 10 besar bersama tim barunya tersebut seusai dirinya melakoni MotoGP Belanda.
Menurutnya, hasil ini merupakan efek dari adanya pekerjaan teknis yang dilakukan oleh tim tersebut. Apakah hal ini cuma kebetulan?
Menurut eks pembalap tim pabrikan Suzuki tersebut, MotoGP Jerman bakal menjadi ajang pembuktian apakah Aprilia sudah mengalami kenaikan performa.
"Lintasan Jerman sangat kompleks, sempit dan berliku. Ini bakal menjadi patokan performa bagi kami." ujar pembalap asal Italia tersebut dikutip dari Crash (4/7/2019).
"Kami banyak bekerja dalam mengatur perangkat elektronik pada sirkuit seperti ini. Kami bakal menilai progres kami dari sini." imbuh Iannone.
Terkait hasil yang ia peroleh di balapan sebelumnya, mantan rekan satu tim dari Andrea Dovizioso tersebut berujar bahwa motor yang ia kendarai mulai konsisten.
"Ini merupakan hasil terbaik saya selama bersama Aprilia. Saya sangat senang dengan pace yang bagus yang saya peroleh selama balapan. Dengan kualifikasi lebih baik kami bakal meraih hasil yang juga lebih baik." kata Iannone.
"Saya sempat ingin berterima kasih namun hasil ini belum cukup. Ini adalah hasil yang baik namun kami harus tetap berkembang." pungkasnya.
Baca Juga: Jadi Runner-up, Marc Marquez Heran dengan Kecepatan Yamaha
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Transformasi Istora Senayan Jadi Arena Sportainment Kelas Dunia di Indonesia Open 2026
-
Daftar 21 Wakil Tuan Rumah di Indonesia Open 2026: dari Jonatan Christie hingga Fajar/Fikri
-
Alwi Farhan Bongkar 'Trauma' Thomas Cup, Bidik Kebangkitan di Indonesia Open 2026
-
Perang Bintang di Istora, Indonesia Open 2026 Siapkan Hadiah Rp25 Miliar!
-
Indonesia Open 2026: Shohibul Fikri Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up saat Tampil di Istora
-
Dibuka Satria Muda vs Bogor Hornbills, Ini Jadwal Semifinal IBL 2026
-
Tampil Sensasional, Kimi Antonelli Merendah soal Peluang Juara Dunia F1 2026
-
Fajar/Fikri Syukuri Hasil Runner-up di Singapore Open 2026, Targetkan Hasil Lebih Baik ke Depan
-
Veda Ega Pratama Finis Kedelapan di Moto3 GP Italia 2026
-
Marco Bezzecchi Menangi MotoGP Italia 2026, Raih Kemenangan Keempat Musim Ini