Suara.com - Pasangan ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan tak mencanangkan target muluk di ajang Indonesia Open 2019.
Melihat peta persaingan, The Daddies—julukan Hendra/Ahsan—untuk sementara hanya membidik target lolos ke semifinal.
"Targetnya tembus semifinal dulu, tapi (jalannya) masih jauh. Itu target besarnya. Target lainnya ingin lolos tiap babak ke babak dahulu," papar Ahsan ditemui Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (5/7/2019).
Hendra/Ahsan mengaku masih menyimpan ambisi untuk merengkuh podium tertinggi di Indonesia Open.
Kali terakhir The Daddies keluar sebagai juara turnamen BWF World Tour Super 1000 itu adalah pada 2013 silam.
Namun, menilik peta persaingan yang mulai diisi para pasangan ganda putra muda, Hendra/Ahsan mengakui kans meraih gelar semakin sulit, meski tak berarti tertutup sepenuhnya.
"Pastinya ingin yang terbaik juga. Tak mau muluk-muluk juga saya sih yang penting di lapangan bisa enjoy setiap main. Bukan asal-asalan bisa nikmati dan keluarkan semua permainana kami," pungkas Ahsan.
Hendra/Ahsan menjadi satu dari enam wakil ganda putra Indonesia yang bakal turun di Indonesia Open 2019.
Baca Juga: Pebulu Tangkis Tercantik di Dunia Potong Rambut, Fans Kecewa
Di babak pertama Indonesia Open 2019, The Daddies akan menghadapi wakil Inggris, Marcus Ellis/Chris Langridge.
Berita Terkait
-
Swiss Open 2026: Kalah dari Pasangan Malaysia, Rian/Rahmat Akui Tampil Kurang Berani
-
All England 2026: Rian/Rahmat Singkirkan Ganda Malaysia, Servis Jadi Kunci Kemenangan
-
Runner Up Lagi, Raymond/Nikolaus Gagal Putus Kutukan Ganda Putra di Istora
-
Kalahkan Unggulan Malaysia, Sabar/Reza Tembus Semifinal Indonesia Masters 2026
-
Jejak Abadi Rudy Hartono hingga Tontowi Ahmad, Legenda Indonesia Isi Museum Bulu Tangkis Dunia BWF
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar