- Ganda putra Indonesia Rian/Rahmat kalah di babak pertama Swiss Open 2026 dari pasangan Malaysia di Basel.
- Kekalahan ini disebabkan kurangnya keberanian menekan dan memulai pertandingan dengan ragu-ragu sejak awal.
- Pasangan Malaysia dinilai tampil solid dengan mengandalkan permainan tanpa lob yang cepat dan sulit ditebak.
Suara.com - Ganda putra Indonesia, Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat, mengakui kurang berani menekan lawan saat menjalani pertandingan babak pertama Swiss Open 2026.
Dalam pertandingan yang berlangsung di St. Jakobshalle, Basel, Rabu pagi WIB, Rian/Rahmat harus mengakui keunggulan pasangan Malaysia Kang Khai Xing/Aaron Tai dengan skor 16-21, 27-29.
Rian menilai mereka tidak mampu memulai pertandingan dengan baik sehingga permainan menjadi ragu-ragu sejak awal laga.
"Mungkin startnya kurang oke, tidak bisa langsung in dari awal jadi masih ragu-ragu, banyak mati sendiri yang membuat lawan juga bikin tambah percaya diri," kata Rian.
Sementara itu, Rahmat juga mengakui dirinya kurang berani menekan lawan meski sempat memiliki momentum untuk memimpin pertandingan.
Menurut Rahmat, terlalu banyak pertimbangan justru membuat peluang untuk mengunci kemenangan di gim kedua tidak dimanfaatkan dengan maksimal.
"Harusnya lebih berani saja di terakhir-terakhir tapi takut mati sendiri," kata Rahmat.
Rian juga menilai pasangan Malaysia tampil solid sepanjang pertandingan, terutama dalam hal permainan tanpa lob yang membuat mereka sulit ditebak.
"Pasangan Malaysia ini kalau saya lihat mempunyai permainan no-lob yang bagus dan antisipasinya cepat. Itu menjadi andalan mereka," kata Rian.
Baca Juga: Swiss Open 2026: Rachel/Febi Tumbang dari Pasangan China, Bingung Tak Ada Angin di Lapangan
(Antara)
Berita Terkait
-
Swiss Open 2026: Rachel/Febi Tumbang dari Pasangan China, Bingung Tak Ada Angin di Lapangan
-
Tur Eropa Menguras Tenaga, Fadia/Tiwi Ekstra Fokus Recovery Jelang Swiss Open 2026
-
Daftar 14 Wakil Indonesia Swiss Open 2026, Ada Anthony Sinisuka Ginting
-
Jelang Swiss Open 2026, Pebulu Tangkis Indonesia Fokus Jaga Tenaga
-
All England 2026: Rian/Rahmat Singkirkan Ganda Malaysia, Servis Jadi Kunci Kemenangan
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
Terkini
-
Jadwal Australian Open 2026 Hari Ini: Anthony Ginting Beraksi, Ada Reuni Rinov Rivaldy vs Gloria
-
Wakil Pakistan Jadi Juara, PMGO di Jakarta Pecahkan Rekor Dunia
-
Bosch Bongkar Penyebab Dewa United Dibungkam Pelita Jaya di Game 2 Semifinal IBL 2026
-
David Singleton Bongkar Rahasia Pelita Jaya Hancurkan Dewa United di Game 2 Semifinal IBL 2026!
-
Rachel/Febi dan Ana/Trias Bidik All Indonesian Final di Australian Open 2026
-
Daftar Wakil Indonesia di Australian Open 2026, Sabar/Reza hingga Ginting Siap Bertanding
-
PBSI Tarik Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin dari Australian Open 2026, Ini Alasannya
-
Dua Ganda Putra Mundur, Ini Daftar Wakil Indonesia di Australian Open 2026
-
Gagal Total di Indonesia Open 2026, PBSI Tarik Fajar/Fikri dari Australia Open
-
Statistik Gila Perrin Buford: 28 Poin, 12 Rebound, 12 Assist saat Pelita Jaya Hajar Dewa United