Sport / Arena
Minggu, 07 Juli 2019 | 15:35 WIB
Central board member FIBA, Erick Thohir (kedua dari kanan) bersama Ketua Umum PP Perbasi, Danny Kosasih (tengah). [Dok. Perbasi]

Suara.com - Timnas Basket Putra Indonesia mendapat perhatian khusus dari Federasi Bola Basket Dunia (FIBA) jelang berlangsungnya turnamen bergengsi Piala Dunia alias FIBA World Cup 2023.

Sebagaimana diketahu, Indonesia mendapat kehormatan untuk menjadi tuan rumah ajang empat tahunan tersebut.

Tak sendiri, Indonesia akan 'bergotong-royong' dengan dua negara Asia lain, yakni Filipina dan Jepang sebagai tuan rumah bersama.

Namun, status tuan rumah tak serta merta membuat skuat Indonesia lolos otomatis ke putaran final. Melihat kualitas tim saat ini, FIBA memberi syarat khusus bagi skuat Merah-Putih.

Jika ingin berlaga di FIBA World Cup 2023, Indonesia diminta FIBA untuk minimal lolos ke putaran final FIBA Asia Cup 2021. Jika tak mampu, Indonesia harus siap menjadi penonton di negeri sendiri.

Erick Thohir selaku central board member FIBA tak menampik jika syarat itu cukup berat bagi Indonesia. Namun, Erick mengungkapkan jika Indonesia telah mempersiapkan program untuk mewujudkan ambisi tersebut.

"Syaratnya, tim Indonesia harus kuat. Untuk menjadi kuat, Indonesia harus melakukan percepatan dalam memajukan prestasi bola basketnya," tutur Erick dalam rilis yang diterima Suara.com, Minggu (7/7/2019).

Salah satu program percepatan yang bakal dilakukan Indonesia adalah merekrut pelatih asing berpengalaman, serta menggaet beberapa pemain impor ke dalam tim.

"Diantaranya adalah memilih pelatih asing dan naturalisasi pemain berkualitas, serta memperbanyak jam terbang timnas," beber Erick.

Baca Juga: Cantik dan Seksi, Pebasket Italia Ini Santai Pamer Foto Tanpa Busana

"FIBA akan meminta laporan dan memberikan penilaian serta koreksi dalam pelaksanaan program tersebut," tukasnya.

Timnas Basket Indonesia sendiri sebelumnya telah menunjukan gelagat untuk segera merekrut pelatih anyar, yakni Rajko Toroman.

Juru taktik asal Serbia itu telah diperkenalkan kepada publik sebagai kandidat kuat pengisi kursi kepelatihan Tim Garuda yang kini masih diisi Wahyu Widayat Jati.

Load More