Suara.com - Atlet cantik lari gawang putri andalan Indonesia, Emilia Nova masih belum sepenuhnya bugar. Empat bulan jelang SEA Games 2019 ia masih dihantui cedera tumit.
Peraih medali perak Asian Games 2018 itu pertama kali menderita cedera tumit pada April 2019 saat tengah mengikuti Kejuaraan Atletik Asia di Qatar.
Akibatnya, Emil—sapaan akrab Emilia—harus absen dalam beberapa ajang internasional. Termasuk World Relay Championship 2019 di Yokohama dan Osaka, Jepang Mei lalu.
Atlet kelahiran 20 Agustus 1995 itu baru kembali menjajal kompetisi internasional di ajang Universiade 2019 di Naples, italia pada 8-13 Juli lalu.
Meski begitu cederanya tak serta-merta pulih. Emil mengatakan masih terus menjalani penyembuhan lantaran bagian tumitnya masih terasa nyeri saat berlatih.
"Sekarang saya masih kurang di speed, endurance, dan power. Karena habis sakit. Tapi ini sudah lebih baik, kondisi sudah sekitar 75 persen lah," ujarnya di Stadion Atletik Rawamangun, Jakarta, Selasa (30/7/2019).
"25 persen lagi mungkin soal bagaimana saya menghilangkan trauma. Dan dari segi sepatu mungkin harus agak diubah," sambungnya.
Demi mempercepat penyembuhan cedera, Emil menjelaskan tak hanya fokus pada area tumit yang sakit.
Baca Juga: 3 Pebulutangkis Aktif Keturunan Indonesia yang Perkuat Negara Lain
PB PASI, sekalu induk olahraga atletik di Tanah Air, memberinya metode baru di luar penyembuhan fisik.
Salah satunya dengan memperbaiki sistem pencernaan sang atlet yang dinilai bermasalah dalam penyerapan nutrisi.
"Ternyata nutrisi yang masuk ke tubuh saya, setelah di cek itu lewat begitu saja, tak menyerap ke tubuh," beber Emilia.
"Jadi sekarang pencernaan diperbaiki dulu. Jadi setiap asupan bisa terserap ke tubuh. Karena cedera itu butuh nutrisi, untuk memperbaiki sel-sel yang rusak," jelas atlet cantik kelahiran Jakarta.
SEA Games 2019 akan berlangsung di Filipina, pada 30 November hingga 11 Desember mendatang.
Berita Terkait
-
Atletik Indonesia: Zohri dan Odekta Awali Musim di Kejuaraan Asia Indoor 2026
-
ASEAN Para Games 2025: Para Atletik Indonesia Tak Terbebani Target 25 Emas
-
Tukang Jagal Evan Dimas di SEA Games 2019 Alami Nasib Miris, Kondisinya Bikin Elus Dada
-
2.188 Atlet Ikut Kejuaraan Atletik di Kudus, Jadi Wadah PB PASI Dorong Regenerasi
-
Dua Pelari Muda Indonesia Pecah Podium di 200 Meter Kejuaraan Atletik Asia Tenggara 2025
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati