Suara.com - Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu mengaku sempat deg-degan saat tampil di babak kedua Thailand Open 2019, Kamis (1/8).
Bermain di Indoor Stadium Huamark, Bangkok, Greysia/Apriyani nyaris takluk dari Delphine Delrue/Lea Palermo (Prancis).
Beruntung mereka bisa membalikkan keadaan dan menang dengan skor ketat 22-20 dan 21-19.
Greysia/Apriyani terus mendapat tekanan dari Delrue/Palermo baik di game pertama dan kedua.
Peringkat lima dunia itu baru bisa merengkuh kemenangan setelah dua kali menyusul perolehan angka di poin-poin kritis.
"Deg-degan juga, tadi kami di awal belum dapat cara pengembalian yang menyulitkan mereka, kami berusaha mau dapatkan itu," ujar Apriyani usai laga babak kedua Thailand Open 2019, dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Kamis (1/8/2019).
"Waktu adu setting kami berusaha menenangkan diri masing-masing dan tetap komunikasi. Kami coba cari pukulan sambungannya, tidak bisa lengah sama sekali," sambungnya.
Sementara Greysia Polii tak menampik pasangan Eropa tersebut sangat merepotkan. Pertahanan Delrue/Palermo disebutnya sangat kuat dan sulit ditembus.
Baca Juga: 5 Berita Bulutangkis Terkini: 9 Wakil Lolos, Atlet Cantik Tepati janji
"Lawan bermain bagus dan kami di bawah tekanan. Pertahanan mereka cukup rapat sedangkan pengembalian-pengembalian kami kurang matang, jadi kami ketekan mereka," pungkas Greysia.
Di babak perempat final Thailand Open 2019 besok, Jumat (2/8), Greysia/Apriyani akan berhadapan wakil Korea Selatan, Chang Ye na/Kim Hye Rin.
Ganda putri non-unggulan ini secara mengejutkan melewati babak kedua setelah menekuk unggulan kedua dari Jepang, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota, dengan skor 21-15 dan 21-9.
Berita Terkait
-
Refleksi Hari Kartini: Susy Susanti dan Greysia Polii Bicara Keberanian untuk Bermimpi
-
Proses Bangun Chemistry Berlanjut, Apriyani/Lanny Petik Pelajaran Berharga di German Open 2026
-
Apriyani/Lanny Siapkan Evaluasi Jelang 16 Besar German Open 2026
-
Dua Ganda Putri Indonesia Awali Tur Eropa di German Open 2026
-
Apri/Lanny Main Rangkap di China Masters 2026, Strategi atau Eksperimen?
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Ketua KOI Soroti Krisis Anggaran, Sebut Kondisi Olahraga Indonesia Sedang Tidak Baik-Baik Saja
-
NOC Berikan Penghargaan untuk 10 Pelaku Olahraga Salah Satunya Timnas Futsal Indonesia
-
Tembus Rute Neraka 1.034 KM, Juney Hanafi Jadi Orang Indonesia Pertama Juara Lintang Flores
-
Veda Ega Pratama Bangkit di Le Mans, Lolos Langsung ke Q2 Moto3 Prancis
-
Mario Aji Terpuruk di Le Mans, Gagal Masuk 14 Besar dan Mulai Moto2 Prancis dari Q1
-
MotoGP Terapkan Aturan Baru Pit Lane di GP Prancis, Pengawasan Makin Ketat
-
Marc Marquez Ambil Jalan Berbeda di Le Mans, Ducati Terbelah Opsi Aero GP26
-
Dino Prizmic Singkirkan Idolanya, Novak Djokovic Gagal Melaju di Roma 2026
-
DBL Resmi Luncurkan Super Teacher, Benahi Manajemen Talenta Basket Pelajar
-
Antisipasi Format Baru BWF, Audisi Umum PB Djarum 2026 Cari Atlet Agresif dan Tangguh dari Luar Jawa