Suara.com - Kontingen Jawa Timur (Jatim) keluar menjadi juara umum Kejurnas Atletik 2019 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor pada 1-7 Agustus mendatang.
Jatim keluar sebagai juara umum setelah tampil dominan dengan raihan 65 medali: 26 emas, 20 perak, dan 19 perunggu.
Pada hari terakhir Kejurnas Atletik 2019, Rabu (7/8), Tim estafet 4x100 putra senior menjadi penegas dominasi Jatim dengan raihan medali emas.
Tim yang diisi Mochamad Diwa, Joko Kuncoro Adi, Muhammad Rozikin, serta Yudi Dwi Nugroho itu meraih podium tertinggi setelah mencatatkan waktu 40,02 detik.
"Saya tak bisa berkata-kata. Saya dari Jatim ya cuma ingin berlari lagi, prestasi ini untuk Jatim dan juga Indonesia," ujar Bisma di Stadion Pakansari, Rabu (7/8/2019).
Tim estafet 4x100 meter Jatim sejatinya mencanangkan target menembus catatan waktu di bawah 40 detik.
Harapan itu sempat muncul lantaran dalam pencatatan elektronik usai laga, papan skor menunjukan angka 39,99 detik.
Namun, catatan waktu resmi dari panitia menyebut tim estafet 4x100 Jatim mencatatkan waktu 40,02 detik.
Baca Juga: Kejurnas Atletik: Vakum 2 Tahun, Maria Londa Rebut Emas di Lompat Jangkit
Meski belum mampu menembus target tersebut, Bisma dan kawan-kawan mengaku cukup puas dengan hasil yang diraih kali ini.
Mereka mengatakan hasil Kejurnas Atletik 2019 membuat kepercayaan diri dalam menatap Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 Papua semakin meninggi.
"Dengan hasil ini Insya Allah perlahan-lahan kami siaplah untuk ke PON 2020. Siapapun lawannya, dengan adanya Lalu Muhammad Zohri (Nusa Tenggara Barat) sendiri kami tetap siap," ujar Yudi Dwi Nugroho.
Peringkat kedua Kejurnas Atletik 2019 diraih Jawa Barat dengan raihan 16 medali emas, 12 medali perak, serta 13 medali perunggu.
Sementara posisi ketiga ditempati kontingen DKI Jakarta. Tim Ibu Kota meraih 34 medali dengan rincian 15 emas, 7 perak, dan 12 perunggu.
Berita Terkait
-
Khofifah Paparkan Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2025 Tembus 104,65 Persen
-
Pungli Berjamaah di Dinas ESDM Jatim: 19 Pegawai Kembalikan Duit 'Panas' Rp707 Juta ke Jaksa
-
Derbi Jatim Arema FC vs Persebaya Surabaya Terancam Batal di Kanjuruhan
-
Aturan Baru Purbaya: Jatim Jadi Provinsi Terbanyak Dapat Jatah Hasil Cukai Tembakau
-
Skandal Kickboxing Jatim: Atlet Putri Bongkar Dugaan Pelecehan, Menpora Erick Thohir Murka
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras