Suara.com - Situs BoxRec—web yang mendedikasikan khusus untuk mencatat pertarungan tinju profesional—merilis daftar 10 petinju terbaik dunia sepanjang masa.
Uniknya, tak ada nama Mike Tyson dalam daftar tersebut. Mantan juara dunia tinju sejati kelas berat itu hanya menduduki peringkat ke-70.
Padahal, saat masih aktif, Mike Tyson merupakan salah satu petinju paling fenomenal. Ia pun mendapat julukan Leher Beton lantaran ketangguhannya di atas ring.
Lantas siapakah yang menduduki peringkat pertama? Berikut daftar 10 petinju terbaik sepanjang masa versi BoxRec:
10. Julio Cesar Chavez
Petinju Meksiko yang berkarier sejak 1980 hingga 2005 itu pernah menjadi juara dunia di tiga divisi berbeda: kelas bulu super, ringan, dan welter junior.
Ia tercatat telah melakoni 115 pertarungan. Dengan rincian 107 kali menang (85 diantaranya menang KO), enam kali kalah, dan dua seri.
9. Oscar De La Hoya
Baca Juga: Mengejutkan! Mike Tyson Habiskan Rp 571 Juta untuk Ganja
Oscar De La Hoya sudah terjun ke dunia tinju sejak usia lima tahun. Petinju berjuluk The Golden Boy itu tercatat sempat memenangkan 10 gelar juara dunia di enam kelas berbeda.
Pasca gantung sarung tinju pada 2009, De La Hoya kini sukses sebagai promotor.
8. Archie Moore
Archie Moore merupakan eks petinju pemegang rekor sebagai juara dunia kelas berat ringan terlama sepanjang masa. Dia memegang titel tersebut dari Desember 1952 hingga Mei 1962.
Archie dikenal sebagai petunju yang sangat strategis dan punya pertahanan kuat. Dia meninggal pada tahun 1998.
7. Joe Louis
Joe Louis merupakan pemegang gelar juara dunia kelas berat dari tahun 1937 hingga 1949.
Selama periode tersebut, petinju berjuluk Brown Bomber itu berhasil mempertahankan gelarnya dalam 25 kali duel.
6. Bernard Hopkins
Petinju berjuluk The Executioner ini terkenal memiliki power pukulan yang keras dan kemampuan menjatuhkan lawan melalui serangan balik.
Dia pernah merebut berbagai gelar juara dunia di dua kelas berbeda: menengah dan berat ringan. Ia meniti karier tinju dalam waktu yang terbilang lama, yaitu 28 tahun.
5. Sugar Ray Robinson
Sugar Ray Robinson malang-melintang bertarung di berbagai kelas tinju mulai kelas ringan, welter, menengah dan kelas berat ringan.
Selama kariernya, Robinson hanya mengalami 19 kekalahan dari 174 pertarungan. Ia juga merupakan petinju pertama yang meraih lima sabuk juara.
4. Muhammad Ali
Tak ada petinju manapun yang mampu menyamai Muhammad Ali dalam lingkup budaya, sosial dan politik, dan tentunya rekor tinjunya.
Selama kariernya, petinju berjuluk The Greatest itu mencatatkan 56 kemenangan (37 diantaranya menang KO).
3. Carlos Monzon
Petinju asal Argentina yang meninggal pada 1995 itu menjadi juara dunia sejati kelas menengah selama tujuh tahun.
Selama kariernya, ia mencatatkan 59 kemenangan KO.
2. Manny Pacquiao
Manny Pacquiao menjadi satu-satunya petinju yang masih aktif yang masuk dalam daftar 10 petinju terbaik sepanjang masa versi BoxRec ini.
Petinju 40 tahun itu tercatat sebagai satu-satunya petinju yang mampu menjadi juara dunia di delapan kelas berbeda.
1. Floyd Mayweather Jr.
Petinju berjuluk Money pernah sejumlah gelar juara dunia di lima kelas berbeda.
Ia tak hanya dianggap sebagai salah satu petinju terbaik yang pernah ada, melainkan juga sebagai atlet berpenghasilan paling tinggi di dunia sejak 2012 hingga 2015.
Tag
Berita Terkait
-
Sesumbar Akhiri Karier Manny Pacquiao, Adrien Broner Malah Pensiun
-
Arum: Kali Ini Manny Pacquiao Akan Kalahkan Floyd Mayweather
-
5 Berita Olahraga Terkini: Atlet Terlibat Judi Online, Fakta Si Leher Beton
-
5 Fakta Si Leher Beton Mike Tyson yang Mungkin Anda Belum Tahu
-
Ajak Tarung Ulang, Thurman Akan Terbang ke Filipina Temui Manny Pacquiao
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games