Suara.com - Pebalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, legowo kalah bersaing dengan juara bertahan Marc Marquez pada kejuaraan dunia MotoGP 2019.
Untuk itu, Vinales pun menampik bila dirinya adalah salah satu rival rider Repsol Honda itu di musim ini.
Saat ditanya apakah Marquez menerapkan strategi duel pada dua seri terakhir—MotoGP Ceko dan Austria—dengannya sebagaimana dengan pebalap lain, seperti Andrea Dovizioso, Vinales membantah kondisi tersebut.
"Dengan saya? Saya rasa tidak. Jika dia main-main dengan saya, dia salah," kata Vinales, dikutip dari Marca, Jumat (16/8/2019).
"Dia seharusnya bermain dengan para rivalnya. Saya rasa rival-rivalnya itu adalah pebalap lain, bukan saya. Saya tidak melihat dia bermain-main dengan saya," tukasnya.
Pada MotoGP Ceko, 4 Agustus lalu, yang merupakan penanda dari dimulainya paruh kedua MotoGP musim 2019, Maverick Vinales hanya mampu finis ke-10.
Sementara, Marc Marquez sukses menjuarai balapan di Sirkuit Brno tersebut.
Sepekan kemudian saat balapan di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, Marquez tampil jadi runner-up setelah bersaing ketat dengan rider andalan Ducati, Andrea Dovizioso.
Baca Juga: 10 Petinju Terbaik Sepanjang Masa, Tak Ada Mike Tyson
Sedangkan Vinales harus puas finis kelima, satu strip di belakang rekan setimnya, Valentino Rossi.
Berita Terkait
-
Rossi Ungkap Plus Minus Yamaha di Paruh Kedua MotoGP 2019
-
Ducati Bakal Gelontorkan Empat Motor Pabrikan di MotoGP Musim Depan
-
5 Berita Terpopuler Sport: Rossi Sebut Dovizioso Sang Juara, Ongen Incar KO
-
Menangi MotoGP Austria, Rossi Sebut Dovizioso Sang Juara
-
Bos Honda Tuding Kondisi Aspal Red Bull Ring Jadi Biang Kegagalan Marquez
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026