Suara.com - Pada MotoGP Inggris Minggu (25/8/2019), The Doctor Valentino Rossi terpaksa harus menelan pil pahit lantaran ia didahului rekan satu timnya dan kehilangan posisi ketiga.
Tak cuma itu, ia juga hanya bisa mencatatkan waktu dengan selisih 11 detik dibandingkan sang pemenang balapan di seri tersebut, Alex Rins.
Menurut Rossi, hal tersbut terjadi dikarenakan minimnya daya cengkeram ban yang membuatnya terus mengalami kemerosotan performa.
"Kami tidak senang dengan hasil tersebut. Kami mengira kami bakal tampil kuat untuk memperebutkan podium karena saya memulai balapan dari barisan depan." ujar Valentino Rossi dikutip dari Crash.
"Saya tahu Marquez sedikit lebih cepat, saya tidak mengira bakal sanggup untuk berduel malawan dia dan Rins. Saya ingin balapan layaknya Maverick Vinales karena kecepatan kami cukup mirip." imbuhnya.
"Namun hari ini kami mengalami masalah dengan ban belakang. Sudah sejak awal ritme balap saya tidak bagus dan saya tidak merasa cukup cepat untuk tetap di tiga besar."
Menurut Rossi, hal tersebut terjadi lantaran dirinya salah mengambil setting motor melihat Vinales tidak mengalami hal demikian.
"Bagi saya mungkin ini masalah kami. Maverick dan Quartararo mempunyai lebih banyak daya cengkeram."
Baca Juga: Alex Rins Senang Kalahkan Dua Legenda MotoGP di Silverstone
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games