Suara.com - Pebulutangkis spesialis ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan kembali mendapat bonus atas prestasinya meraih gelar Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019.
Partner dari Mohammad Ahsan itu kini mendapat guyuran bonus dari klubnya PB Jaya Raya dengan hadiah uang sebesar Rp 500 juta.
Pemberian bonus itu dilangsungkan bersamaan dengan perayaan HUT ke-58 PT. Pembangunan Jaya di GOR PB Jaya Raya, Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa (3/9/2019).
"Pada kesempatan ini, kami dari yayasan memberi bonus kepada Hendra Setiawan sebesar Rp 500 juta," ujar Ketua Yayasan Pembangunan Jaya Raya, Agus Lukita.
"Ini menjadi inti dari ucapan syukur perayaan HUT ini. Selama ini, Hendra sudah menjadi teladan tak hanya di Pelatnas, tapi juga di sini (PB Jaya Raya). Dia punya tekad besar untuk berprestasi," sambungnya.
Hendra mengaku sangat berterima kasih dengan apresiasi yang diberikan klubnya. Keberhasilan menjuarai Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019 diharapkannya bisa menambah motivasi ke depan.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Jaya Raya yang selalu mengapresiasi atlet-atletnya tak hanya saya. Semoga ke depan bisa terus berprestasi dan adik-adik saya bisa juara juga," tutur Hendra Setiawan.
Pekan lalu, Hendra Setiawan juga mendapat apresiasi serupa sebesar Rp 240 juta dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
PB Jaya Raya tak hanya memberikan apresiasi kepada Hendra Setiawan. Para atletnya yang turut menyumbangkan medali di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019 juga mendapatkan bonus.
Baca Juga: Petualang Cinta, 5 Wanita yang Singgah di Hati Si Leher Beton Mike Tyson
Peraih medali perunggu ganda putra Muhammad Rian Ardianto serta peraih medali perunggu ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu, masing-masing diberikan bonus Rp 125 juta.
Sementara dua pelatih yakni Herry Iman Pierngadi (ganda putra), dan Eng Hian (ganda putri) turut mendapat bonus. Herry mendapat Rp 50 juta, sementara Eng menerima bonus Rp 30 juta.
Hendra/Ahsan keluar sebagai juara dunia 2019 setelah menundukkan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (Jepang). Pasangan berjuluk The Daddies itu menang dengan skor 25-23, 9-21, 21-15.
Tag
Berita Terkait
-
Kembali Pede, Fajar / Rian Target Tembus Top 5 Dunia di Akhir Tahun
-
Indonesia Masters: Ini Alasan Terbesar Fajar / Rian Ikut Turnamen Level 100
-
Kurang Puas Bisa Sulitkan Ratchanok, Gregoria Ingin Juara
-
Evaluasi Kejuaraan Dunia: Gregoria Akui Hal Ini Jadi Kendala
-
Performa The Daddies Melejit, Herry IP: Itu Motivasi Bapak-bapak
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Satria Muda Cuci Gudang! Dua Pemain Asing Didepak di Tengah Musim
-
Hapus VIP, Harga Tiket Indonesia Open 2026 Diklaim Merakyat, Termurah Rp40 Ribu
-
Bidik Predikat Terbaik Dunia, Indonesia Open 2026 Gabungkan Kecanggihan Teknologi dan Sport
-
Gerry Salim Harumkan Nama Indonesia, Raih Podium Kedua di ARRC Sepang 2026
-
Puji Dampak IBL All-Star 2026, Ditjen Imigrasi Bentuk Tim Permudah Masuknya Pemain Asing
-
Pertamina Enduro Selangkah ke Grand Final Proliga 2026 Usai Tundukkan Electric PLN 3-2
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Tumbangkan Samator 3-0, Persaingan Final Proliga 2026 Makin Ketat
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
AVC Cup 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Masuk Grup Neraka, Ada Thailand hingga Korea
-
Kisah Haru Prabowo di Munas IPSI, 34 Tahun Mengabdi Kembangkan Pencak Silat