Suara.com - Pebalap tim Repsol Honda, Marc Marquez mengaku tak peduli dengan nasib Valentino Rossi setelah terlibat insiden dengannya di sesi kualifikasi MotoGP San Marino 2019, Sabtu (15/9/2019).
Sebagaimana diketahui, insiden yang hampir membuat Marquez dan Rossi berbenturan sebanyak dua kali itu bermula saat nama pertama coba menyalip di tikungan 11.
Pebalap bernomor motor 93 itu memang berhasil menyalip Rossi dalam momen tersebut. Namun, dalam praktiknya, aksi Marquez membuat motor keduanya hampir bersenggolan.
Tak lama berselang, giliran Rossi yang coba menyalip sang juara bertahan. Meski berhasil menyalip, tapi manuver pebalap 40 tahun itu justru hampir berbuntut kecelakaan.
Sebab, Marquez yang sempat tersalip, langsung memacu kembali kuda besi RC213V. Sialnya, Rossi yang berada di depan The Baby Alien --julukan Marquez-- justru bergerak lambat.
Kondisi itu membuat ban depan Marquez hampir saja menabrak motor sang pebalap Yamaha. Beruntung saat itu pebalap Spanyol mampu beraksi dengan cepat dan mengindari tabrakan.
Marquez sendiri mengaku tak peduli dengan nasib Rossi. Mendapat penalti ataupun tidak, menurutnya keputusan penyelenggara tak akan banyak berpengaruh pada dirinya.
"Saya tidak peduli karena dia (Rossi) bukan penantang gelar juara (MotoGP 2019)," ujar Marquez dilansir dari Crash, Minggu (15/9/2019).
"Saya tidak tahu dan saya tidak mau kehabisan waktu untuk memikrikan soal penalti. Karena itu bukan keputusan saya," sambungnya.
Baca Juga: Hasil FP2 MotoGP San Marino 2019: Marc Marquez Dikepung Rider Yamaha
FIM selaku race director MotoGP sendiri telah mengambil keputusan bahwa baik Marc Marquez maupun Valentino Rossi tak mendapatkan hukuman apapun atas insiden tersebut.
"Karena catatan waktu (pada lap terakhir) kedua pebalap dibatalkan, setelah diketahui melewati batas lintasan (melebar), jadi tidak ada tindakan lebih lanjut yang akan diambil," tulis surat pernyataan FIM.
Insiden itu pada akhirnya membuat Marc Marquez gagal merebut pole position di MotoGP San Marino 2019. Dia harus puas mengawali balapan dari posisi kelima.
Sementara pole position sendiri diraih pebalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales. Sedangkan Rossi harus mengawali balapan dari posisi ketujuh.
Berita Terkait
-
Terlibat Insiden dengan Rossi, Marquez Ogah Minta Maaf
-
5 Berita Olahraga Terpopuler: The Minions Bantah Performa Menurun
-
Hasil FP2 MotoGP San Marino 2019: Marc Marquez Dikepung Rider Yamaha
-
Hasil FP1 MotoGP San Marino: Quartararo Tercepat, Rossi di Luar 5 Besar
-
Ngeri! Dovi Hilang Ingatan Selama 40 Menit Usai Kecelakaan di Silverstone
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar