Suara.com - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez berhasil memenangi seri MotoGP San Marino 2019. Pebalap Spanyol itu menang setelah mempecundangi empat pebalap Yamaha di Sirkuit Misano, Minggu (15/9/2019).
Marc Marquez yang mengawali balapan dari posisi kelima, tampil agresif sejak lampu hijau tanda dimulainya balapan dimulai hingga berhasil finis terdepan dengan catatan waktu tercepat, 42 menit 25,163 detik.
Pada lap pertama, rider berjuluk The Baby Alien itu bahkan langsung memperbaiki posisinya ke peringkat ketiga usai melewati rider Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli.
Pada lap keempat, giliran Maverick Vinales yang menjadi korban dari Marc Marquez. Pebalap 26 tahun itu melewati rider Monster Energy Yamaha itu lewat manuver di tikungan 10.
Setelah melewati Vinales, Marquez cukup lama berada di posisi kedua. Dalam periode tersebut, ia terus menerus menguntit Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) yang berada di posisi terdepan.
Ketidakmampuan Marc Marquez melewati sang rookie --pebalap debutan MotoGP-- itu terlihat sebagai bagian dari strategi, alih-alih terbatasnya kemampuan motor RC213V.
Terbukti, saat balapan menyisakan satu lap, pebalap Spanyol itu melancarkan serangan kepada Quartararo dan berhasil menyalipnya di tikungan pertama.
Sempat kembali dilewati oleh rookie berusia 21 tahun, Marquez kembali merebut posisi terdepan di tikungan keempat.
Sejak saat itu, peraih lima gelar juara dunia MotoGP itu tak terkejar. Kesalahan Quartararo jelang garis finis, semakin memudahkan Marquez merebut kemenangan ketujuhnya sepanjang MotoGP 2019.
Baca Juga: Hasil FP2 MotoGP San Marino 2019: Marc Marquez Dikepung Rider Yamaha
Hasil ini semakin mengokohkan Marc Marquez dipuncak klasemen sementara MotoGP 2019. Rekan satu tim Jorge Lorenzo itu kini mengumpulkan 275 poin, unggul lebih dari 100 poin dari Andrea Dovizioso (Mission Winnow Ducati) di peringkat kedua.
Selain Marquez dan Fabio Quartararo, posisi lima besar berturut-turut dihuni Maverick Vinales, Rossi, dan Franco Morbideli.
Hasil itu menjadikan Marquez satu-satunya pebalap non-Yamaha yang berada diperingkat lima besar MotoGP San Marino 2019.
Berikut hasil MotoGP San Marino 2019:
Berita Terkait
-
Jadwal MotoGP Amerika 2026: Akankah Marc Marquez Menang Lagi di COTA?
-
Quartararo Abaikan Hasil MotoGP Brasil, Salip Marc Marquez Lebih Penting di Tengah Masa Sulit
-
MotoGP Brasil 2026: Marco Bezzecchi Menang 4 Kali, Aprilia Makin Dipuji
-
Sprint Race MotoGP Brasil 2026: Marc Marquez Raih Kemenangan Dramatis
-
Hasil Lengkap Sprint Race MotoGP Brasil 2026: Marc Marquez Menggila, Rider Pertamina VR46 Gigit Jari
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar