Suara.com - MotoGP San Marino yang berlangsung pada Minggu (15/9/2019) malam Waktu Indonesia Barat dimenangi oleh Marc Marquez. Kemenangan Marc Marquez pun membuktikan kebenaran mitos tentang kutukan sirkuit Misano yang hanya bisa dipatahkan oleh pembalap ini.
Mitos yang berkembang adalah setiap pembalap yang berhasil meraih pole position di sesi kualifikasi, tidak bisa memenangi balapan.
Pada MotoGP San Marino 2019 pun demikian, kala Maverick Vinales yang meraih pole position dengan catatan waktu 1 menit 32.265 detik gagal meraih podium pertama.
Kemenangan malah diraih Marc Marquez yang memulai balapan dari posisi 5.
Sejak MotoGP 2011, tidak ada pembalap yang bisa memenangi balapan dari pole position kecuali pembalap yang satu ini.
Dani Pedrosa adalah satu-satunya pembalap yang berhasil memenangkan balap-dari pole position-di Misano, MotoGP San Marino 2010.
Setelah itu, tiap pembalap yang memulai balapan dari pole position, selalu gagal meraih podium pertama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar